Pasar Pantau Negosiasi AS-Tiongkok, IHSG Dibuka Naik

  • 10 Jun 2025 10:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau setelah libur akhir pekan yang panjang. Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan IHSG berada di level 7.137,86 saat pembukaan perdagangan, Selasa (10/6/2025).

Sebelum libur panjang IHSG ditutup naik 0,63 persen, tapi masih disertai dengan net sell asing Rp42,48 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, ANTM, AMMN, INKP, dan GOTO.

"Hari ini, jika masih kuat di support 7.050, IHSG masih potensi melanjutkan rebound (kembali menguat). Penguatan IHSG mengikuti penguatan Amerika Serikat dan Asia karena optimisme pertemuan AS dan Tiongkok," kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, Selasa (10/6/2025).

Baca Juga:

Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Dunia Terpangkas 0,5-0,7 Persen

Initial Memorandum Indonesia Dapat Penilaian Positif dari OECD

Fanny memperkirakan level support IHSG hari ini di rentang 7.000-7.050. Sedangkan level resist di rentang 7.170-7.200.

Menurut Fanny pelaku pasar masih terus mencermati proses negosiasi dagang antara AS dan Tiongkok. "Mereka optimis terhadap kemajuan negosiasi dagang ayang digelar di London," ucap Fanny.

Dalam negosiasi itu AS diwakili Menteri Keuangan, Scott Bessent Menteri Perdagangan Howard Lutnick dan Perwakilan Dagang Jamieson Greer. Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS, Kevin Hassett mengatakan, AS ingin memastikan keseriusan Tiongkok untuk kembali mengekspor mineral penting.

“Tujuan dari pertemuan tersebut untuk memastikan komitmennya secara langsung, melakukan jabat tangan, dan menyelesaikan hal-hal besar. Harapannya, setelah kesepakatan tercapai, AS akan melonggarkan kontrol ekspor dan Tiongkok mengirimkan kembali mineral langka dalam jumlah besar,” ujar Fanny mengutip pernyataan Hassett.

Pembicaraan akan berlanjut hari Selasa ini. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari percakapan panjang antara Presiden Trump dan Presiden Xi Jinping pekan lalu.

Sebelumnya, kedua negara sepakat untuk menangguhkan sementara tarif guna melanjutkan proses negosiasi. Negosiasi lanjutan membuat tensi perang dagang menurun untuk sementara.

Tiongkok dilaporkan telah memberikan persetujuan sementara untuk ekspor tanah jarang. Sementara itu, Boeing juga telah mulai mengirimkan jet komersial ke Tiongkok.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....