Industri Teknologi Finansial Dihadapkan Empat Tantangan Ini
- 04 Nov 2024 21:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Pengembangan industri teknologi finansial (fintech) dihadapkan empat tantangan. Di antaranya permodalan berkait dengan keberlanjutan bisnis, investasi, sumber daya manusia, serta kemitraan dan kolaborasi.
“Tidak bisa dipungkiri, masih ada tantangan dalam pengembangan industri teknologi finansial dan transformasi digital di Indonesia. Pertama, dari sisi bisnis kontinuitas yang dilihat dari sisi permodalan dan tata kelola perusahaan,” kata Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (AIKD) OJK, Djoko Kurnijanto dalam keterangan persnya jelang kegiatan Bulan Fintech Nasional, Summit and Expo 2024 di Jakarta, Senin (4/11/2024).
Baca Juga :
Sejumlah Isu Membuat IHSG Merosot ke Level 7.479
Rupiah Turun akibat Pasar Antisipasi Perkembangan di AS
Rupiah Dibuka Melemah terhadap Dolar AS Jadi Rp15.758
Menurut Djoko, banyak fintech yang berhenti di tengah jalan karena tidak memadainya tata kelola dan permodalan. Apalagi, di tahun 2023, investor yang menanamkan modalnya di sektor fintech cenderung turun.
“Tapi dari hasil survei tahunan AFTECH, ada kecenderungan beberapa perusaahan fintech meningkatkan investasi dari luar. Apakah dari joint venture atau dari tempat lain, inilah yang menjadi tantangan kedua berupa investasi,” ucap Djoko.
Dari sisi tantangan kemitraan dan koloborasi, OJK mengacu pada peta jalan yang telah diluncukan beberapa waktu lalu. Peta jalan tersebut mengedepankan konsep Pentahelix Inovation Hub dalam mendorong kerja sama dan kemitraan dengan semua pemangku kepentingan.
Yang tak kalah penting adalah adalah tantangan sumber daya manusia atau talent di bidang teknologi inovasi. “Para talent ini harus terus diciptakan, agar bonus demografi yang kita punya tidak hanya menjadi pengguna produk saja,” ujar Djoko.
Untuk menghadapi tantangan tersebut, Otoritas Jasa Keuangan melibatkan pelaku industri, mencoba menyusun regulasi yang memadai. Regulasi ini juga penting untuk mengantisipasi kemunculan inovasi-inovasi baru di sektor teknologi finansial.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....