Mengenal Sindrom Progeria
- 13 Sep 2024 20:47 WIB
- Manado
KBRN, Manado : Sindrom Progeria, atau Sindrom Hutchinson-Gilford Progeria (HGPS), adalah penyakit genetik yang sangat langka yang menyebabkan penuaan yang sangat cepat pada anak-anak, jauh lebih cepat dari seharusnya. Anak-anak yang terkena sindrom ini biasanya tampak normal saat lahir, tetapi gejala penuaan mulai muncul pada usia 1-2 tahun.
Menurut halodoc.com sindrom progeria di bagi menjadi 3 Jenis yaitu Hutchinson-Gilford Progeria Syndrome. Sindrom yang paling banyak dijumpai yang bisa membuat fisik bayi menua dengan cepat, Progeria Werner Syndrome. Sindrom yang satu ini biasanya diderita oleh remaja, Wiedemann-Rautenstrauch Progeria Syndrome. Sindrom yang menyerang bayi ketika masih di dalam kandungan.
Gejala Progeria:
- Pertumbuhan yang terhambat: Anak dengan progeria mengalami pertumbuhan yang lambat, berat badan yang rendah, dan tubuh yang lebih kecil dibandingkan anak-anak seusia mereka.
- Penampilan fisik khas:
- Wajah kecil dengan rahang bawah yang kecil.
- Mata yang besar dan mencolok.
- Hidung yang tipis dan runcing.
- Rambut rontok, termasuk alis dan bulu mata.
- Penuaan kulit: Kulit menjadi tipis, kering, dan keriput, menyerupai orang lanjut usia.
- Kekakuan sendi: Anak-anak dengan progeria mengalami kekakuan di persendian dan masalah tulang.
- Penyakit kardiovaskular: Salah satu penyebab utama kematian pada pasien progeria adalah penyakit jantung atau stroke, akibat pengerasan dan penyempitan pembuluh darah (aterosklerosis) yang terjadi secara prematur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....