Stop Gunakan Plastik Hitam untuk Membungkus Makanan
- 27 Jul 2024 06:41 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Siapa yang tidak mengenal barang yang satu ini. yups, apalagi kalau bukan kantong plastik hitam atau kresek hitam. Dalam keseharian sering dipakai untuk mengemas makanan dan ini bisa kita lihat dan dapati dimana saja, entah diwarung makan, toko swalayan, bahkan diberbagai acara.
Sudah menjadi keharusan untuk menyiapkan tas plastik hitam untuk mengisi makanan usai pesta, tapi apakah kita tahu ternyata ada bahaya yang mengintai dalam penggunaannya?
Meski punya nilai guna, sudah ada himbauan dari BPOM untuk berhati-hati menggunakan kantong kresek. Khususnya kresek berwarna hitam hasil daur ulang untuk membungkus makanan, dikutip dari laman titipku.com, ada dua acuan yang mendasari himbauan tersebut:
Pertama, kresek hitam kemungkinan berasal dari bekas limbah pestisida yang itu berbahaya jika bercampur dengan bahan makanan. Pada proses daur ulang kresek hitam, riwayat penggunaan sebelumnya tidak diketahui dengan pasti. Apakah bekas wadah pestisida, kotoran hewan, limbah rumah sakit, dan lain-lain. Dalam proses daur ulang pun ditambahkan bahan kimia yang bisa menambah dampak bahaya bagi kesehatan.
Selain itu, bahan yang digunakan untuk membuat kresek hitam adalah polivinil klorida yang secara internasional sudah dianggap sebagai zat yang berbahaya bagi kesehatan. Oleh karena itu, kresek berbahan ini tidak boleh digunakan langsung pada semua jenis makanan. Makanan bisa terkontaminasi.
Kedua, menurut penelitian BPOM bahwa bahan yang digunakan untuk mengolah kantong kresek menggunakan zat adiktif dan logam berat berbahaya. Jangan sampai digunakan untuk membungkus makanan matang dan siap santap secara langsung. Menurut BPOM, makanan yang tidak boleh dibungkus menggunakan kantong kresek hitam antara lain gorengan, daging, dan makanan cepat saji. Hal ini karena zat adiktif yang terkandung di dalam plastik bisa bereaksi terhadap makanan yang panas dan berlemak.
Pemerintah juga telah melarang penggunaan kresek hitam yang tidak terstandarisasi untuk membungkus makanan. Plastik kresek hitam bukan termasuk food grade. Artinya, jika kresek tersebut kontak dengan makanan, maka komponen dari plastik pun bisa terlucuti dan masuk ke dalam makanan. Suatu bahan bisa dianggap food grade jika tidak memindahkan zat-zat berbahaya dari bahan tersebut ke dalam makanan. Sehingga tekstur makanan terlindungi dan tidak membahayakan kesehatan.
Khusus untuk daging, kresek berwana hitam rupanya mengandung zat pewarna yang bisa bercampur dengan daging dan diduga mengandung zat karsinogen yang bisa menyebabkan kanker. Maka dari itu, tas kresek berwarna putih atau transparan lebih aman untuk membungkus daging. Kantong kresek hitam boleh digunakan, tapi hanya untuk tempat barang-barang dan sampah saja.
Nah, sekarang kita jadi tahu satu fakta dari plastik kresek hitam dan ternyata tidak berdampak baik bagi tubuh. Dengan begitu, kita bisa lebih teliti lagi untuk memilih plastik sebagai pembungkus makanan semoga informasi ini bisa bermanfaat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....