Scroll Tanpa Akhir! Saatnya Atasi Digital Fatigue

  • 06 Nov 2025 17:31 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak: Tahun 2025 menjadi tahun emas bagi perkembangan digital, dengan bertambahnya jumlah influencers, konten yang semakin beragam, dan lebih tepatnya, semua orang tampaknya lebih “hidup” secara online. Tetapi dengan notifikasi, postingan, serta konten lain yang dikonsumsi secara konstan, pada akhirnya memberikan efek samping bagi para pemirsanya yaitu Digital Fatigue.

Kita sedang hidup di era partial attention. Hari-hari dihabiskan dengan lompat dari email ke DM, dari Zoom call ke Instagram Reels, dari “satu episode lagi” di Netflix ke sesi scroll tengah malam yang tidak ada habisnya. Walaupun teknologi diciptakan untuk bikin orang-orang tetap terhubung, diam-diam ia juga menguras fokus, kesabaran, dan energi mental.

Tanpa batasan yang jelas, sistem saraf jadi terus terstimulasi, dan ini memengaruhi segalanya, mulai dari fokus, energi, tidur, sampai ketahanan emosional.

Coba bangun jeda yang disengaja di dalam keseharian. Misalnya, menjauh dari layar di sela rapat, membuat pagi atau malam tanpa gadget, mematikan notifikasi yang tidak mendesak, atau melakukan sesuatu yang melibatkan fisik seperti berjalan kaki, memasak, atau menulis jurnal agar bisa kembali ke momen saat ini. Bukan berarti harus berhenti pakai teknologi sepenuhnya, tapi gunakan sesuai kendali, jangan biarkan teknologi yang mengatur hidup ini.

Meskipun gejala Digital Fatigue terasa sangat modern, solusinya sering kali kembali pada hal-hal klasik, batasan, keseimbangan, dan seni untuk log off sama seringnya dengan log in. Karena di dunia yang terus-menerus memberi penghargaan pada konektivitas, kadang hal paling radikal yang bisa dilakukan untuk kesehatan mental adalah keluar sejenak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....