Memar Mendadak, Apakah Normal atau Tanda Bahaya?
- 20 Sep 2025 18:01 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Memar biasanya muncul akibat benturan atau cedera ringan yang menyebabkan pembuluh darah kapiler di bawah kulit pecah. Warna biru keungu-unguan pada kulit muncul karena darah yang keluar terperangkap di jaringan sekitar. Namun, tak jarang seseorang mendapati memar muncul tiba-tiba tanpa sebab yang jelas.
Menurut laman polri.go.id kondisi ini tidak selalu berbahaya dan sering kali dapat sembuh sendiri dalam beberapa hari. Meski begitu, memar yang timbul tanpa penyebab jelas patut diwaspadai karena bisa menjadi tanda masalah kesehatan tertentu.
Beberapa kondisi medis yang dapat memicu memar tiba-tiba antara lain kekurangan vitamin K dan vitamin C, kelainan darah seperti hemofilia dan penyakit Von Willebrand, gangguan fungsi hati atau ginjal, serta penyakit kronis seperti diabetes yang memperlambat penyembuhan luka.
Selain itu, penggunaan obat-obatan tertentu seperti aspirin, warfarin, atau obat anti-inflamasi non-steroid (NSAIDs) juga berpotensi menyebabkan memar karena sifatnya yang mengencerkan darah. Memar yang muncul mendadak bisa terkait dengan menurunnya fungsi organ penting. Misalnya, gangguan hati yang mengurangi produksi protein pembeku darah, atau gangguan ginjal yang membuat fungsi trombosit tidak optimal.
Meski memar karena olahraga berlebihan atau benturan ringan umumnya bisa hilang sendiri dengan perawatan di rumah, masyarakat tetap diminta waspada. Jika memar sering muncul tanpa sebab jelas, atau disertai keluhan lain, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....