Kopi Kayu Manis: Kombinasi Rempah Bantu Tingkatkan Metabolisme
- 26 Jul 2025 12:59 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Minum kopi yang dicampur dengan kayu manis tengah menjadi tren gaya hidup sehat. Kombinasi antara kafein dalam kopi dan senyawa aktif dalam kayu manis disebut-sebut dapat membantu membakar lemak di area perut. Namun, para ahli menegaskan, efeknya tidak instan dan hanya akan terasa bila dikombinasikan dengan pola hidup sehat lainnya.
Dilansir dari laman resmi polri.go.id mencampur kopi dengan satu sendok bubuk kayu manis disebut dapat meningkatkan metabolisme serta membantu mengontrol kadar gula darah. Kopi sendiri diketahui memiliki berbagai manfaat, mulai dari mencegah penyakit kronis, menjaga kesehatan hati, hingga meningkatkan energi dan konsentrasi. Namun, manfaat ini hanya optimal jika kopi dikonsumsi tanpa tambahan gula atau pemanis. Lalu bagaimana jika ditambah dengan rempah seperti kayu manis?
Ada dua jenis kayu manis yang umum digunakan, yaitu Cassia dan Ceylon. Kayu manis Cassia lebih mudah ditemukan di pasaran, memiliki rasa pahit, dan mengandung sekitar 95% cinnamaldehyde—senyawa aktif yang memberi aroma dan rasa khas pada kayu manis. Sedangkan Ceylon, yang dikenal sebagai "true cinnamon", memiliki rasa lebih manis dan kandungan cinnamaldehyde sekitar 50–60%.
Kedua jenis kayu manis ini mengandung senyawa aktif yang berfungsi sebagai antioksidan, antimikroba, dan antiinflamasi. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa konsumsi kayu manis dalam jumlah kecil—di bawah 1,5 gram per hari atau sekitar setengah sendok teh—berpotensi mengurangi lingkar pinggang hingga 1,68 cm.
Kayu manis diyakini dapat meningkatkan efektivitas insulin serta mempercepat masuknya glukosa ke dalam sel-sel tubuh, sehingga menurunkan kadar gula darah. Senyawa dalam kayu manis juga disebut dapat memperlambat pengosongan lambung, sehingga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Dengan begitu, tubuh lebih efisien membakar lemak sebagai sumber energi, khususnya saat kebutuhan energi meningkat.
Meski bermanfaat, penggunaan kayu manis secara berlebihan tidak dianjurkan. Beberapa bulan terakhir, pemerintah Amerika Serikat dan Australia mengeluarkan peringatan terkait kandungan timbal dan logam berat dalam produk kayu manis olahan. Kontaminasi ini dapat terjadi saat proses tumbuh dan panen. Selain itu, kandungan kumarin dalam kayu manis Cassia diketahui bisa bersifat toksik bagi sebagian orang jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Efek samping lainnya termasuk gangguan pencernaan hingga reaksi alergi.
Penambahan kayu manis dalam kopi memang bisa memberikan manfaat kecil untuk membantu proses penurunan berat badan. Namun, hal ini bukanlah solusi tunggal. Hasil yang signifikan tetap membutuhkan pola makan sehat, olahraga teratur, dan gaya hidup yang seimbang.
Kualitas kayu manis, cara penyimpanan, serta dosis penggunaannya juga memengaruhi efektivitas manfaatnya. Mengonsumsi lebih banyak kayu manis belum tentu memberikan efek lebih besar, malah bisa meningkatkan risiko efek samping. Meski kopi campur kayu manis memiliki potensi membakar lemak, manfaatnya hanya optimal jika dikonsumsi secara bijak dan didukung kebiasaan sehat lainnya.
(Tetty B Pangemanan)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....