Vasektomi, Kontrasepsi Permanen untuk Pria Solusi Perencanaan Keluarga
- 01 Mei 2025 18:44 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Vasektomi merupakan salah satu metode kontrasepsi permanen bagi pria yang dinilai sangat efektif dalam mencegah kehamilan. Prosedur ini dilakukan dengan cara memotong atau menyumbat saluran vas deferens, yaitu saluran yang membawa sperma dari testis ke penis. Dengan terputusnya jalur tersebut, sperma tidak dapat keluar bersama air mani saat ejakulasi.
Mengutip dari laman resmi bkkbn.go.id vasektomi dikenal pula dengan istilah sterilisasi pria. Meskipun permanen, prosedur ini tidak memengaruhi kemampuan pria dalam mengalami orgasme atau ejakulasi. Hormon testosteron, libido, serta fungsi seksual tetap berjalan normal seperti biasa.
Vasektomi memiliki tingkat keberhasilan sangat tinggi, mencapai 99 persen. Artinya, hanya kurang dari satu dari 100 pasangan yang mungkin mengalami kehamilan dalam satu tahun setelah pria menjalani prosedur ini.
Terdapat dua jenis prosedur vasektomi yang umum dilakukan, yakni vasektomi konvensional dan vasektomi tanpa pisau bedah. Pada metode konvensional, dokter akan membuat sayatan pada kedua sisi skrotum untuk memotong dan menutup vas deferens, kemudian luka dijahit. Sedangkan metode tanpa pisau bedah dilakukan dengan membuat lubang kecil pada kulit skrotum menggunakan alat khusus tanpa perlu jahitan. Metode ini lebih populer karena minim risiko dan komplikasi.
Meski dinilai aman, vasektomi tetap memiliki potensi risiko, seperti pembengkakan, rasa tidak nyaman, dan perdarahan ringan setelah prosedur. Untuk mengurangi gejala tersebut, disarankan memberikan kompres dingin dan menghindari aktivitas berat selama beberapa hari. Pria juga dianjurkan tidak berhubungan seksual atau ejakulasi setidaknya selama tujuh hari setelah operasi, serta mengenakan celana dalam ketat untuk menyangga skrotum.
Sebagai langkah antisipasi, pemeriksaan lanjutan 8–16 minggu pasca prosedur sangat disarankan guna memastikan tidak ada sperma yang tersisa. Dalam kasus yang jarang, saluran vas deferens dapat tersambung kembali secara alami, sehingga efektivitas vasektomi perlu dipastikan dengan pemeriksaan laboratorium.
Secara keseluruhan, vasektomi menjadi pilihan kontrasepsi permanen yang aman, efektif, dan tidak mengganggu kualitas hidup maupun kehidupan seksual pria. Prosedur ini juga mendukung upaya perencanaan keluarga serta kesehatan reproduksi jangka panjang.
(Tetty B Pangemanan)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....