Pare Buah Ajaib: Pahit, Kaya Antioksidan dan Nutrisi
- 18 Apr 2025 17:58 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Meski dikenal dengan rasanya yang tajam dan pahit, buah pare ternyata menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan. Dikutip dari laman resmi polri.go.id pare merupakan salah satu sayuran yang sering digunakan dalam masakan Asia, termasuk di Indonesia, dan memiliki kandungan nutrisi yang luar biasa.
Pare atau Momordica charantia masih berkerabat dekat dengan mentimun dan zucchini. Bentuknya lonjong dengan permukaan berbintil, dan warnanya bervariasi dari hijau muda hingga oranye, tergantung tingkat kematangannya. Meski pahit, pare kaya akan vitamin A, C, E, serta berbagai vitamin B kompleks seperti B1, B2, B3, dan B12. Sayuran ini juga mengandung asam folat, kalium, magnesium, natrium, zink, zat besi, serta serat yang bermanfaat bagi sistem pencernaan.
Tak hanya itu, pare juga mengandung antioksidan kuat seperti fenol, flavonoid, katekin, asam galat, zeaxanthin, epikatekin, dan asam klorogenat yang berperan dalam menjaga daya tahan tubuh dan menangkal radikal bebas.
Salah satu manfaat paling populer dari pare adalah kemampuannya dalam menurunkan kadar gula darah. Sejak zaman dahulu, pare digunakan untuk membantu mengatasi gejala diabetes. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi sekitar 2.000 mg ekstrak pare per hari dapat menurunkan kadar gula darah dan hemoglobin A1c. Pare juga diketahui mampu merangsang pelepasan hormon insulin yang membantu mengatur kadar gula dalam tubuh.
Lebih jauh lagi, ekstrak buah pare dikabarkan berpotensi untuk melawan kanker. Studi menunjukkan bahwa senyawa dalam pare dapat membunuh sel kanker pada perut, usus, paru-paru, dan nasofaring. Tak hanya itu, pare juga efektif menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker payudara serta mempercepat kematian sel kanker secara alami.
Manfaat lain dari pare adalah kemampuannya dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Dengan demikian, konsumsi pare secara rutin bisa membantu menjaga kesehatan jantung.
Meski demikian, pare juga memiliki sisi yang perlu diwaspadai. Biji pare mengandung senyawa triterpenoid yang memiliki aktivitas anti-spermatozoa. Konsumsi biji pare dalam jumlah besar dapat berdampak negatif pada kesehatan reproduksi pria dan meningkatkan risiko infertilitas.
Dengan segudang manfaat yang dimiliki, pare layak disebut sebagai “buah ajaib”. Meskipun rasanya pahit, manfaat kesehatannya sangatlah manis. Pare menjadi pilihan sayuran yang patut dimasukkan dalam menu harian, asalkan dikonsumsi dengan bijak.
(Lidya P Saweho)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....