Tren Merokok di Kalangan Remaja Mengancam Masa Depan

  • 19 Des 2024 17:41 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Jumlah perokok remaja di zaman sekarang kian bertambah secara global. Prevalensi masalah remaja merokok masih menjadi perhatian serius bagi saat ini.

Kebiasaan buruk ini bisa bermula dari rasa keingintahuan remaja yang tinggi hingga berlanjut menjadi kecanduan.

Pengaruh sosial menimbulkan persepsi yang keliru tentang tren merokok di kalangan remaja. Di mana aktivitas merokok ini sering disalahartikan kelompok remaja sebagai kegiatan yang asyik dan keren.

Ada sebagian orang menjadikan kebiasaan merokok sebagai pembangkit mood dalam melakukan suatu pekerjaan. Kebiasaan ini tanpa disadari akan berdampak negatif pada kesehatan, khususnya paru sebagai organ fundamental.

Dokter Spesialis Paru, dr. Krisdianto Putra Lainy kepada rri.co.id menjelaskan bahwa merokok sangat beresiko merusak paru, Selasa (17/12/2024). Dampak negatif dari merokok tidak langsung dirasakan saat ini tetapi berproses secara berjangka dan mengancam masa depan remaja.

“Merokok sama saja mempertaruhkan tubuh kita yang nanti akan merugikan diri sendiri, jangan merokok agar terlihat keren. Saat ini banyak anak muda mulai beralih ke vape yang sebenarnya jauh lebih berbahaya karena nikotinnya,“ ujar Dokter Krisdianto menjelaskan.

“Kesehatan itu adalah investasi, bahasa yang klasik namun penting untuk dicoba, jangan ragu untuk mengambil keputusan dari sekarang, untuk menjaga tubuh kamu tetap sehat. Sehingga dapat meraih masa depan yang cerah dalam kondisi tetap sehat,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....