Kebiasaan Berbagi Gunting Kuku Memiliki Potensi Penularan Penyakit
- 25 Nov 2024 15:31 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Meminjamkan barang pribadi, seperti gunting kuku kepada orang terdekat sering dianggap biasa. Meski terlihat sepele, sebaiknya kita menyadari bahwa gunting kuku merupakan alat sanitasi pribadi yang tidak boleh dipakai sembarangan orang. Perlu diingat, meskipun kebiasaan berbagi gunting kuku dengan keluarga terasa biasa saja, hal tersebut dapat menimbulkan potensi penularan penyakit.
Dilansir dari laman Live Strong, sebaiknya tidak berbagi gunting kuku dengan orang lain, termasuk pasangan atau anggota keluarga. Peringatan dari Akademi Dermatologi Amerika (AAD), ketika Anda menggunakan alat potong kuku yang sama secara bergantian, hal ini meningkatkan risiko bakteri yang ditularkan.
Menurut penelitian dari Journal of Fungi yang dilakukan oleh Universitas British Columbia pada tahun 2020, jika satu pengguna gunting di rumah tangga memiliki infeksi kuku atau kulit, kemungkinan penyebarannya ke orang lain menggunakan gunting hampir 50%.
Bakteri atau jamur lebih mungkin menyebabkan infeksi jika Anda memiliki luka terbuka di sekitar kuku. Bahkan, seseorang yang mengalami diabetes atau kondisi sistem kekebalan tubuh lemah sangat rentan tertular.
Apalagi jika ada kebiasaan tidak membersihkan gunting kuku setelah dipakai. Bakteri, kuman hingga partikel merugikan bisa saja menetap di alat pemotong kuku tersebut. Khususnya pada pasien diabetes yang cenderung memiliki masalah pada sistem kekebalan tubuh. Mereka memiliki kondisi imunitas yang tidak stabil, sehingga risiko penularannya akan lebih tinggi.
Meski pun jenis infeksi yang disebarkan oleh gunting kuku biasanya tidak terlalu serius, namun masalah kutu air, kurap hingga gatal bisa memberikan sensasi tidak nyaman. Terkadang dalam kasus yang lebih parah, infeksi jamur bisa memicu gejala seperti kuku menjadi kering, rapuh, berubah warna hingga berbau. Laporan Mayo Clinic menyebutkan, infeksinya itu cukup sulit disembuhkan hingga membutuhkan waktu berbulan-bulan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....