Mengenal Penyakit Tangan, Kaki dan Mulut yang Sangat Menular

  • 09 Nov 2024 12:53 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak : Penyakit tangan, kaki, dan mulut atau hand, foot and mouth disease (HFMD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh sekelompok virus yang dikenal sebagai enterovirus. Penyakit tangan, kaki, dan mulut lebih dikenal sebagai Flu Singapura. Penyakit ini awalnya berasal dari Selandia Baru, namun pernah menjadi wabah di Singapura tahun 2000-an, sehingga lebih dikenal sebagai Flu Singapura. Padahal istilah ini kurang tepat karena tidak berasal dari Singapura. Di Indonesia sendiri, kenaikan kasus penyakit HFMD banyak terjadi pada periode di mana pergerakan orang sangat banyak seperti di masa liburan sekolah atau lebaran.

Melansir Alodokter, Penyakit tangan, kaki, dan mulut atau Flu Singapura memiliki gejala khas yaitu demam dan muncul lesi di tiga tempat, yaitu tangan, kaki, dan mulut (sariawan). Gejala awalnya bisa mirip dengan penyakit influenza, yaitu demam, pilek, sakit kepala, dan sakit tenggorokan. Setelah beberapa hari, penderita flu Singapura akan mengalami keluhan khas, meliputi ruam kulit yang terasa gatal di telapak tangan dan telapak kaki, serta sariawan.

Anak balita merupakan kelompok yang paling rentan tertular, selain juga anak usia sekolah sampai dengan 10 tahun. Meski orang dewasa pun bisa tertular, meski jarang. Anak-anak dapat tertular jika mereka menyentuh mainan yang terkontaminasi, berbagi peralatan makan dengan orang yang terinfeksi, atau bersentuhan dengan percikan ludah dari orang yang terinfeksi yang batuk atau bersin.

Penyakit tangan, kaki, dan mulut atau Flu Singapura biasanya menimbulkan gejala ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7–10 hari. Namun, jika diperlukan bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan di rumah sehingga anak tidak perlu ke rumah sakit dan bisa beristirahat dengan maksimal.

Karena Penyakit ini sangat menular, pada anak yang mengalami penyakit tangan, kaki, dan mulut atau Flu Singapura yang paling penting adalah isolasi agar penyakitnya tidak menular lebih luas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....