UHO Kini Miliki 170 Guru Besar, Perkuat Kontribusi Masyarakat

  • 14 Sep 2026 20:26 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Universitas Halu Oleo (UHO) kini memiliki 170 guru besar setelah mengukuhkan sembilan profesor dari empat fakultas dalam upacara pengukuhan yang digelar di Kota Kendari, akhir pekan lalu,

Penambahan tersebut memperkuat kapasitas akademik UHO dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, sekaligus membuka ruang yang lebih besar bagi para profesor untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sembilan guru besar yang dikukuhkan berasal dari Fakultas Pertanian sebanyak tiga orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) tiga orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dua orang, serta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan satu orang.

Plt. Rektor UHO, Prof. Dr. Khairul Munandi, S.T., M.Eng., mengatakan bertambahnya jumlah guru besar menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan UHO.

"Sungguh merupakan kebahagiaan bagi seluruh warga sivitas akademika Universitas Halu Oleo. Saat ini jumlah guru besar mencapai 170 orang dalam bidang ilmu yang berbeda dan tersebar pada 14 fakultas," kata Khairul dalam sambutannya.

Menurutnya, keberadaan guru besar dalam jumlah yang semakin banyak memberikan kekuatan bagi UHO dalam mengembangkan berbagai bidang keilmuan. Kepakaran yang dimiliki para profesor dapat diarahkan untuk menghasilkan penelitian dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan.

Khairul menegaskan, peningkatan jumlah guru besar juga diikuti dengan tanggung jawab akademik yang semakin besar. Para profesor tidak hanya dituntut mengembangkan bidang keilmuan masing-masing, tetapi juga mengabdikan pengetahuan tersebut untuk kepentingan masyarakat.

Salah satu bentuk kontribusi tersebut dapat dilakukan melalui kegiatan penelitian dan riset. Hasil penelitian yang dikembangkan berdasarkan kepakaran masing-masing diharapkan dapat memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dan daerah.

"Pengukuhan guru besar memiliki makna penting sebagai pengakuan terhadap prestasi yang diraih, pemberian otoritas keilmuan, sekaligus peningkatan tanggung jawab," ujarnya.

Khairul mengatakan, bertambahnya jumlah profesor di UHO diharapkan memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia. Penguatan kapasitas akademik tersebut juga menjadi bagian dari upaya UHO meningkatkan kualitas pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

"Bertambahnya jumlah guru besar akan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan kapasitas kelembagaan Universitas Halu Oleo dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi," katanya.

Ia meminta sembilan guru besar yang baru dikukuhkan dapat menjalankan amanah akademik dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab. Predikat profesor menurutnya harus diikuti dengan karya dan kontribusi yang dapat dirasakan di lingkungan akademik maupun masyarakat.

Para guru besar juga diharapkan aktif menghasilkan karya ilmiah berkualitas sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing. Pengembangan riset yang berkelanjutan dinilai penting untuk memperkuat posisi perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan pengetahuan dan inovasi.

"Predikat guru besar hendaknya menjadi momentum untuk semakin memperkuat budaya akademik dan menghasilkan karya-karya ilmiah yang berkualitas dalam bidang keilmuannya masing-masing," tutur Khairul.

Selain menghasilkan penelitian, para profesor UHO diharapkan berperan dalam membimbing dan menginspirasi generasi akademisi berikutnya. Kompetensi dan pengalaman para guru besar dapat menjadi modal penting dalam membangun lingkungan akademik yang produktif dan berorientasi pada pengembangan ilmu.

Khairul juga menyampaikan target UHO untuk terus meningkatkan jumlah guru besar. Sebelum 2030, UHO menargetkan jumlah profesor dapat mencapai sekitar 200 hingga 250 orang.

Target tersebut diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas akademik dan kontribusi nyata perguruan tinggi. Dengan jumlah guru besar yang semakin bertambah, UHO memiliki sumber daya keilmuan yang lebih kuat untuk mendukung pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

"Guru besar diharapkan menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, berintegritas, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional," pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....