Anak Cerdas Indonesia: Prestasi Berawal dari Keberanian Mencoba

  • 24 Agt 2026 06:15 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Prestasi tidak hadir secara instan. Dibutuhkan kemauan untuk belajar, disiplin berlatih, serta keberanian mencoba hal-hal baru. Pesan tersebut mengemuka dalam dialog Program Anak Cerdas Indonesia RRI Kendari yang menghadirkan siswa-siswi berprestasi dari MTs Negeri 2 Kendari.

Tiga siswa dengan prestasi di bidang yang berbeda hadir berbagi pengalaman, yakni Sitti Aprilianti Sukma sebagai Juara 3 Lomba Pidato, Muhammad Riffat sebagai peraih Medali Emas Olimpiade Sains, dan Jasaya sebagai Juara 2 Lomba Fashion Show. Ketiganya didampingi Guru Pendamping MTs Negeri 2 Kendari, Kak Echel, S.Pd.

Dalam dialog tersebut, Sitti Aprilianti Sukma menceritakan bahwa keberhasilannya meraih juara tidak lepas dari latihan berbicara secara rutin serta keberanian untuk tampil di depan banyak orang. Menurutnya, rasa gugup adalah hal yang wajar, namun dapat diatasi dengan persiapan yang matang.

"Awalnya saya juga merasa gugup saat tampil. Tetapi semakin sering berlatih, saya semakin percaya diri. Saya belajar bahwa keberanian untuk mencoba adalah langkah pertama menuju prestasi," ujar Sitti Aprilianti.

Sementara itu, Muhammad Riffat mengungkapkan bahwa kecintaannya terhadap ilmu pengetahuan membuatnya semakin bersemangat mengikuti Olimpiade Sains. Ia mengaku membiasakan diri belajar secara konsisten, mengerjakan latihan soal, dan tidak mudah menyerah ketika menemui materi yang sulit.

"Belajar memang membutuhkan proses. Kalau ada soal yang sulit, saya mencoba memahaminya sedikit demi sedikit sampai akhirnya mengerti. Yang penting jangan cepat menyerah," kata Riffat.

Di sisi lain, Jasaya membagikan pengalamannya mengikuti lomba fashion show. Bagi Jasaya, kompetisi tersebut bukan hanya mengajarkan cara tampil di atas panggung, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan keberanian mengekspresikan diri.

"Saya senang bisa tampil dan membawa nama sekolah. Dari lomba ini saya belajar untuk percaya pada kemampuan diri sendiri dan terus berlatih," ungkap Jasaya.

Guru Pendamping MTs Negeri 2 Kendari, Kak Echel, mengatakan bahwa setiap siswa memiliki potensi yang berbeda sehingga tugas sekolah adalah memberikan ruang agar potensi tersebut dapat berkembang secara maksimal.

"Kami selalu berusaha mendampingi siswa sesuai bakat yang mereka miliki. Ada yang unggul di bidang akademik, ada yang berbakat di seni maupun public speaking. Yang terpenting adalah memberikan motivasi agar mereka berani mencoba dan terus berkembang," jelas Kak Echel.

Menurutnya, keberhasilan siswa merupakan hasil kerja sama yang baik antara sekolah, keluarga, dan kemauan anak untuk terus belajar. Dukungan tersebut menjadi modal penting agar peserta didik mampu bersaing secara sehat dalam berbagai kompetisi.

Melalui Program Anak Cerdas Indonesia, kisah para siswa MTs Negeri 2 Kendari menjadi inspirasi bahwa prestasi dapat diraih siapa saja yang memiliki semangat belajar, disiplin, dan keberanian untuk melangkah keluar dari zona nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....