Anak Cerdas Indonesia: Guru Dorong Anak Kenali Potensi dan Berani Bermimpi

  • 13 Sep 2026 15:03 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Setiap anak memiliki potensi yang berbeda dan membutuhkan dukungan lingkungan untuk mengembangkannya. Hal tersebut menjadi salah satu pesan yang mengemuka dalam program Dialog Sultra Siang Ini segmen Idola Anak RRI Pro 1 Kendari, Minggu 13 September 2026.

Program yang menghadirkan dua siswa berprestasi dari SD Katolik Pelangi, Joycelin Arujie dan Benedict Ethan Arujie, bersama guru/wali kelas Ibu Agustina.

Joycelin sebelumnya berhasil meraih Medali Perunggu Bahasa Inggris dan Medali Perak Matematika dalam ajang Olimpiade OMNI Sains Indonesia (OSI) dan OMNI Scholar Hero 2026. Sementara Benedict Ethan berhasil meraih Medali Perak Matematika.

Namun, dialog tidak hanya membahas prestasi dan medali yang berhasil diraih. Perbincangan juga mengungkap bagaimana kedua siswa tersebut mulai mengenali minat, kemampuan, hingga cita-cita yang ingin mereka wujudkan.

Benedict yang akrab disapa Ben mengaku memiliki cita-cita menjadi businessman atau CEO sukses. Keinginan tersebut menunjukkan bahwa sejak usia sekolah dasar dirinya sudah mulai memiliki gambaran mengenai dunia yang ingin ditekuni di masa depan.

Sementara Joycelin memiliki impian untuk menjadi desainer ternama. Ketertarikannya terhadap dunia desain menjadi salah satu bentuk kreativitas yang ingin terus dikembangkan.

Menurut Ibu Agustina, cita-cita dan potensi anak perlu mendapatkan dukungan dari lingkungan terdekat. Guru tidak hanya berperan dalam menyampaikan pelajaran, tetapi juga membantu anak menemukan kemampuan yang mereka miliki.

“Yang penting bukan hanya anak mendapatkan prestasi, tetapi bagaimana anak bisa mengenali potensinya, percaya diri, dan terus mengembangkan kemampuan yang dimilikinya,” kata Ibu Agustina.

Ia menjelaskan, anak-anak juga perlu diberikan kesempatan untuk mencoba berbagai kegiatan. Dari proses tersebut, anak dapat mengetahui bidang yang mereka sukai sekaligus belajar menghadapi tantangan.

Dukungan keluarga juga menjadi bagian penting. Menurutnya, orang tua sebaiknya tidak hanya berorientasi pada hasil atau juara, tetapi turut mendampingi proses belajar anak.

Hal tersebut sejalan dengan pengalaman Joycelin dan Benedict yang tidak hanya mendapatkan penghargaan, tetapi juga memperoleh pengalaman mengikuti kompetisi dan menghadapi tantangan.

Bagi Joycelin dan Benedict, prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk terus belajar sekaligus melangkah mengejar cita-cita masing-masing.

Joycelin ingin menjadi desainer ternama, sedangkan Benedict bercita-cita menjadi businessman atau CEO sukses.

Kisah keduanya menjadi gambaran bahwa anak cerdas bukan hanya anak yang memperoleh nilai tinggi atau memenangkan kompetisi, tetapi juga anak yang berani bermimpi, mengenali potensinya, mau belajar, dan terus berkembang.

Melalui segmen Idola Anak, RRI Kendari memberikan ruang bagi anak-anak berprestasi untuk berbagi pengalaman sekaligus menyampaikan pesan kepada generasi seusianya bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk menjadi hebat dengan caranya masing-masing

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....