Anak Cerdas Indonesia: Khansa Ukir Prestasi lewat Literasi dan Story Telling
- 24 Agt 2026 06:21 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Keberanian tampil, kegemaran membaca, dan semangat untuk terus belajar menjadi modal penting dalam mengukir prestasi. Hal tersebut tercermin dari perjalanan Khansa Nur Aisyah, siswi SD Lazuardi yang berhasil meraih berbagai prestasi, di antaranya Juara Lomba Bercerita Anak dan Juara 1 Story Telling English.
Dalam segmen Lacak Anak Cerdas Program Anak Cerdas Indonesia, Khansa membagikan kisah perjalanannya dalam mengembangkan kemampuan bercerita dan berbicara di depan umum. Menurutnya, setiap kompetisi yang diikuti memberikan pengalaman baru yang tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga membangun rasa percaya diri.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya adalah ketika mengikuti lomba Story Telling English. Saat itu, Khansa sempat menghadapi situasi yang cukup menegangkan karena tanpa sengaja melewatkan satu hingga dua bagian penting dari cerita yang sedang dibawakannya.
Khansa mengaku baru menyadari kesalahan tersebut ketika penampilannya hampir selesai. Bahkan, ia sempat melihat ekspresi para juri yang menunjukkan tanda-tanda ada bagian cerita yang terlewat.
"Saat itu saya sadar ada bagian cerita yang terlewat. Saya lihat juri sudah mulai menunjukkan ekspresi yang membuat saya semakin gugup. Rasanya deg-degan sekali dan campur takut," ungkap Khansa.
Namun di tengah tekanan tersebut, Khansa memilih untuk tidak menyerah. Ia mencoba tetap tenang dan memanfaatkan kreativitasnya untuk memperbaiki alur cerita yang sempat terputus.
"Saya tidak mau langsung menyerah atau kehilangan semangat. Akhirnya saya membuat improvisasi dan menambahkan bagian cerita yang saya susun saat itu juga supaya alurnya tetap utuh dan nyambung," katanya.
Keputusan tersebut ternyata menjadi titik balik yang membuat penampilannya tetap berjalan dengan baik hingga akhir. Pengalaman itu kini menjadi salah satu kenangan yang paling berkesan dalam perjalanan prestasinya.
"Walaupun saat itu rasanya tidak karuan karena gugup, saya bersyukur bisa menyelesaikan cerita sampai selesai. Itu pengalaman yang tidak akan saya lupakan," tambahnya.
Selain aktif mengikuti lomba, Khansa juga terpilih sebagai peserta Jambore Daerah. Dari kegiatan tersebut, ia memperoleh banyak pengalaman baru, terutama kesempatan bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah.
"Yang paling menyenangkan adalah bisa punya banyak teman baru. Kami saling bercerita tentang daerah masing-masing, budaya yang berbeda, dan pengalaman yang berbeda juga. Itu seru sekali," ujarnya.
Saat ini Khansa tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti Jambore Nasional yang akan dilaksanakan dalam waktu mendatang. Berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari pelatihan hingga pembekalan.
Menurut Khansa, hal yang paling ditunggu bukan hanya kegiatan yang akan dijalani, tetapi kesempatan untuk bertemu dengan peserta dari berbagai suku dan provinsi di Indonesia.
"Saya tidak sabar bertemu teman-teman dari berbagai daerah di Indonesia. Pasti akan banyak pengalaman baru dan cerita menarik yang bisa dibagikan," tuturnya.
Guru pendamping SD Lazuardi, Mardiyah Muchtar, S.Pd., M.Pd., atau yang akrab disapa Teacher Diah, mengatakan bahwa keberhasilan Khansa merupakan hasil dari proses panjang yang didukung oleh kemauan belajar yang tinggi, dukungan keluarga, dan lingkungan sekolah yang positif.
"Khansa memiliki rasa ingin tahu yang besar dan semangat belajar yang baik. Sekolah hanya membantu mengarahkan dan memberikan ruang agar potensinya bisa berkembang," jelasnya.
Menurut Teacher Diah, kemampuan public speaking dan literasi menjadi keterampilan penting yang perlu ditanamkan sejak usia dini karena dapat membantu anak membangun kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi.
Melalui berbagai prestasi yang diraih, Khansa menjadi contoh bahwa keberanian untuk mencoba, kemampuan beradaptasi, dan kemauan untuk terus belajar dapat membawa anak-anak menuju pencapaian yang membanggakan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....