Idola Anak Cerdas Indonesia: Prestasi Pelajar Kendari Tembus Dunia

  • 24 Agt 2026 06:24 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Semangat belajar, keberanian mencoba hal baru, dan dukungan lingkungan pendidikan menjadi faktor penting dalam membentuk generasi muda yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Hal tersebut mengemuka dalam program Dialog Sultra Siang Ini segmen Idola Anak yang menghadirkan pelajar berprestasi dan perwakilan sekolah dari MAN Insan Cendekia Kota Kendari.

Salah satu narasumber, Rischa Delvira Citra Azzahra, membagikan pengalamannya setelah mengikuti International Youth Connection (IYC) Batch 5 di Singapura dan Malaysia. Menurut Rischa, kesempatan tersebut memberinya pengalaman berharga untuk mengenal budaya baru, memperluas wawasan, dan membangun jejaring dengan pelajar dari berbagai daerah.

"Program ini mengajarkan saya untuk lebih percaya diri, berani berkomunikasi, dan membuka wawasan bahwa generasi muda Indonesia memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat internasional," ujar Rischa.

Selama mengikuti kegiatan tersebut, Rischa mengaku mendapatkan banyak pelajaran, terutama mengenai pentingnya kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan adaptasi dengan lingkungan baru. Pengalaman berinteraksi dengan peserta dari berbagai latar belakang membuatnya semakin memahami pentingnya toleransi dan keterbukaan terhadap perbedaan.

Menurutnya, kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu modal penting, namun bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan.

"Yang paling penting adalah kemauan belajar dan keberanian mencoba. Jangan takut salah ketika berkomunikasi karena dari situlah kita bisa berkembang," katanya.

Sementara itu, Humas MAN Insan Cendekia Kota Kendari, Asni, S.Sos., M.Pd, menjelaskan bahwa sekolah terus berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung lahirnya siswa berprestasi melalui berbagai program pembinaan akademik maupun pengembangan karakter.

"Sekolah berkomitmen memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi mereka. Kami mendukung berbagai kegiatan kompetisi, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional," jelas Asni.

Ibu Asni menambahkan bahwa prestasi siswa tidak hanya diukur dari pencapaian akademik, tetapi juga dari kemampuan beradaptasi, kepemimpinan, dan karakter yang baik.

Melalui kisah Rischa, program tersebut menunjukkan bahwa peluang untuk tampil di kancah internasional terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemauan belajar dan semangat untuk terus berkembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....