Anak Cerdas Indonesia: Dua Siswa SD Katolik Pelangi Raih Prestasi, Bawa Mimpi Besar

  • 13 Sep 2026 15:04 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SD Katolik Pelangi dalam ajang Olimpiade OMNI Sains Indonesia (OSI) dan OMNI Scholar Hero 2026. Dua siswa, Joycelin Arujie dan Benedict Ethan Arujie, berbagi pengalaman serta motivasi dalam program Dialog Sultra Siang Ini segmen Idola Anak RRI Pro 1 Kendari, Minggu 13 September 2026.

Joycelin berhasil meraih Medali Perunggu bidang Bahasa Inggris dan Medali Perak bidang Matematika. Sementara Benedict Ethan Arujie meraih Medali Perak bidang Matematika.

Di balik prestasi tersebut, keduanya ternyata telah memiliki gambaran mengenai cita-cita yang ingin mereka raih di masa depan.

Benedict mengungkapkan keinginannya untuk menjadi seorang businessman atau CEO sukses. Menurutnya, menjadi seorang pemimpin perusahaan merupakan salah satu cita-cita yang ingin diwujudkannya ketika dewasa nanti.

Sementara Joycelin memiliki cita-cita yang tidak kalah menarik. Ia ingin menjadi desainer ternama dan mengembangkan kreativitasnya melalui dunia desain.

Cita-cita tersebut menunjukkan bahwa prestasi akademik yang mereka raih tidak hanya berhenti pada perolehan medali, tetapi juga menjadi bagian dari proses mengenali minat dan membangun kepercayaan diri sejak usia sekolah dasar.

Dalam dialog tersebut, keduanya juga berbagi pengalaman mengenai proses belajar dan menghadapi kompetisi. Bagi Ben , keberhasilan dalam kompetisi membutuhkan kemauan untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah ketika berhadapan dengan soal-soal yang sulit.

Keberhasilan Benedict di bidang Matematika sekaligus menjadi pengalaman yang memperkuat keinginannya untuk terus mengembangkan kemampuan.

Sementara itu, Joycelin yang berhasil meraih dua medali dari dua bidang berbeda menunjukkan kemampuan untuk mengembangkan lebih dari satu potensi. Ketertarikannya terhadap Bahasa Inggris dan Matematika menjadi bagian dari perjalanan belajarnya sekaligus bekal untuk mengejar cita-cita di masa depan.

Guru/wali kelas SD Katolik Pelangi, Ibu Agustina, mengatakan perkembangan anak tidak semata-mata dilihat dari nilai akademik, tetapi juga dari keberanian mereka mengenali kemampuan dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Menurutnya, dukungan dari sekolah dan keluarga menjadi bagian penting dalam perjalanan anak untuk meraih prestasi.

“Anak-anak memiliki potensi yang berbeda-beda. Tugas kita sebagai guru dan orang tua adalah memberikan ruang agar potensi itu bisa berkembang,” ujar Ibu Agustina.

Ia menambahkan, pencapaian prestasi sebaiknya tidak membuat anak merasa terbebani. Proses belajar, keberanian mencoba, serta pengalaman mengikuti kompetisi justru menjadi bagian penting dalam membentuk karakter anak.

Melalui kisah Joycelin dan Benedict, program Idola Anak RRI Pro 1 Kendari kembali menunjukkan bahwa anak-anak memiliki kesempatan untuk bermimpi besar sejak usia dini.

Joycelin dengan cita-cita menjadi desainer ternama dan Benedict yang ingin menjadi businessman atau CEO sukses menjadi gambaran bahwa setiap anak memiliki jalan dan potensi masing-masing.

Keduanya juga mengajak teman-teman sebaya untuk tidak takut mencoba, terus belajar, dan berani memiliki cita-cita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....