Bank Sultra Salurkan Pembiayaan UMKM Capai Rp1,39 Triliun
- 30 Agt 2026 20:55 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Bank Sultra memperkuat dukungan terhadap sektor ekonomi produktif di Sulawesi Tenggara melalui pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang hingga 31 Juli 2026 mencapai Rp1,39 triliun.
Berdasarkan data kinerja per 31 Juli 2026, outstanding kredit UMKM Bank Sultra tercatat sebesar Rp1.039.238.169.475. Sementara outstanding KUR mencapai Rp352.543.439.206.
Jika digabungkan, total outstanding pembiayaan UMKM dan KUR mencapai Rp1.391.781.608.681. Pembiayaan tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Sultra memperluas akses permodalan sekaligus mendorong aktivitas usaha masyarakat di berbagai wilayah Sultra.
Dukungan pembiayaan juga diperluas ke sektor pertanian melalui pembiayaan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan). Skema tersebut diarahkan untuk membantu pelaku usaha di sektor pertanian memperoleh akses terhadap peralatan yang mendukung kegiatan produksi.
Melalui kerja sama dengan mitra penyedia Alsintan, Bank Sultra mencatat outstanding pembiayaan sebesar Rp24.801.805.996 dengan jumlah 51 debitur hingga 31 Juli 2026. Pembiayaan tersebut telah direalisasikan di delapan kabupaten atau wilayah di Sulawesi Tenggara.
Direktur Utama Bank Sultra Andri Permana Diputra Abubakar mengatakan, capaian pembiayaan UMKM, KUR dan Alsintan menjadi bagian dari komitmen Bank Sultra dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pencapaian penyaluran kredit UMKM dan KUR yang signifikan ini, serta dukungan nyata kami pada sektor pertanian melalui pembiayaan Alsintan ke pelosok daerah, adalah bukti konkret dari komitmen Bank Sultra,” kata Andri dalam keterangan tertulis, Minggu, 30 Agustus 2026.
Menurut Andri, peran Bank Sultra tidak hanya diarahkan sebagai lembaga penyedia layanan perbankan, tetapi juga untuk memperluas kesempatan pelaku usaha dan petani mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki.
“Kami tidak hanya sekadar hadir sebagai lembaga perbankan, melainkan kami berambisi penuh untuk menjadi motor penggerak utama perekonomian di Sulawesi Tenggara. Kami ingin memastikan bahwa setiap jengkal potensi ekonomi di Sultra, mulai dari pelaku UMKM hingga para petani, memiliki kesempatan untuk tumbuh, berkembang, dan berdaya saing bersama Bank Sultra,” ujarnya.
Selain pembiayaan, Bank Sultra juga melakukan pendampingan dan pembinaan bagi pelaku UMKM melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, pemangku kepentingan dan instansi pembina.
Pendampingan tersebut mencakup peningkatan kapasitas manajerial, literasi keuangan serta penguatan daya saing produk. Langkah tersebut dilakukan agar pelaku UMKM tidak hanya memperoleh modal, tetapi juga memiliki kemampuan mengelola usaha dan pembiayaan secara lebih baik.
Untuk mendukung penyaluran kredit, Bank Sultra turut melakukan penguatan struktur organisasi perkreditan. Fungsi perkreditan yang sebelumnya berada dalam satu divisi kini dibagi menjadi tiga divisi agar pengelolaan pembiayaan dapat dilakukan secara lebih fokus dan terukur.
Ketiga divisi tersebut terdiri atas Divisi Kredit Konsumtif dan Mikro, Divisi Kredit Menengah, Komersial, Korporasi dan Hubungan Kelembagaan, serta Divisi Operasional Kredit.
Penguatan tersebut diharapkan mampu mendukung akselerasi penyaluran pembiayaan sekaligus meningkatkan pengelolaan kredit di berbagai sektor ekonomi. Dengan pembagian fungsi yang lebih spesifik, kebutuhan pembiayaan masyarakat dan dunia usaha dapat ditangani sesuai karakteristik masing-masing segmen.
Hingga akhir Juli 2026, dukungan pembiayaan Bank Sultra mencakup UMKM, KUR hingga sektor pertanian melalui pembiayaan Alsintan. Bersamaan dengan itu, penguatan pendampingan dan struktur perkreditan terus dilakukan untuk memperluas manfaat pembiayaan bagi masyarakat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari peran Bank Sultra dalam mendorong perputaran ekonomi daerah melalui akses permodalan dan penguatan kapasitas pelaku usaha. Pembiayaan yang diarahkan ke sektor produktif diharapkan dapat membantu UMKM dan petani berkembang sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi Sulawesi Tenggara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....