Pemkot Kendari Siapkan Rp24 Miliar Bangun TPST Puuwatu
- 29 Agt 2026 19:41 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Kota Kendari menyiapkan anggaran sekitar Rp24 miliar untuk pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Puuwatu pada Tahun Anggaran 2027. Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membenahi sistem pengelolaan sampah agar lebih terpadu dan berkelanjutan.
Kesiapan pembangunan TPST tersebut turut menjadi perhatian dalam kunjungan lapangan Pemerintah Kota Kendari bersama Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri ke kawasan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Puuwatu.
Kunjungan dilakukan sebagai bagian dari kesiapan Kota Kendari mengikuti program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP). Tim Bangda Kemendagri melihat langsung kondisi sarana dan prasarana pengelolaan sampah sekaligus mengidentifikasi kebutuhan yang masih harus diperkuat.
Rombongan didampingi Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Kepala Bappeda Kota Kendari Muh. Syaiful, Kepala Dinas PUPR Muh. Jayadi, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Erlis Sadya Kencana bersama jajaran teknis terkait.
Dalam peninjauan tersebut, tim melihat sejumlah fasilitas yang telah tersedia di kawasan TPAS Puuwatu, mulai dari area pembuangan sampah, jembatan timbang, sumur bor hingga fasilitas pengolahan sampah yang menghasilkan gas metan.
Pemanfaatan gas metan menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian karena menunjukkan bahwa sampah tidak hanya berakhir sebagai limbah, tetapi dapat diolah dan menghasilkan energi yang memiliki nilai manfaat.
Bahkan, pemanfaatan energi tersebut diperlihatkan secara langsung kepada rombongan. Gas metan hasil pengolahan sampah digunakan untuk memasak, termasuk menggoreng pisang yang kemudian dinikmati bersama di lokasi TPAS Puuwatu.
Wakil Wali Kota Kendari Sudirman mengatakan, kunjungan bersama tim Bangda Kemendagri memberikan gambaran secara langsung mengenai kondisi pengelolaan sampah di Kota Kendari. Menurutnya, hasil peninjauan tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki berbagai aspek yang masih membutuhkan penguatan.
“Kami mengapresiasi kunjungan dan pendampingan dari tim Bangda Kemendagri. Dari peninjauan langsung ini, kita bisa melihat kondisi faktual di lapangan, termasuk apa saja yang sudah berjalan dan bagian mana yang masih perlu diperbaiki. Seluruh catatan dari hasil kunjungan ini akan kami tindak lanjuti melalui perangkat daerah terkait,” ujar Sudirman, Jumat 28 Agustus 2026.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Kendari Muh. Syaiful mengungkapkan, pemerintah daerah telah menyiapkan dukungan anggaran sekitar Rp24 miliar untuk pembangunan TPST Puuwatu pada 2027. Anggaran tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang tidak hanya berorientasi pada pembuangan akhir.
Menurut Syaiful, pembangunan TPST akan menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola persampahan di Kota Kendari. Pengelolaan sampah juga diarahkan melalui sejumlah program yang melibatkan pemerintah, masyarakat hingga perangkat di tingkat kecamatan.
Selain rencana pembangunan TPST, Pemkot Kendari telah menjalankan gerakan ASN mengumpulkan sampah serta pilot project pengelolaan sampah di Kecamatan Kadia. Pemerintah juga mendorong pembentukan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di setiap kecamatan untuk memperkuat pengelolaan dari tingkat lingkungan.
Rangkaian program tersebut diharapkan dapat membangun pola pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, mulai dari pengurangan sampah hingga pengolahan sebelum mencapai tempat pemrosesan akhir.
Melalui pembangunan TPST dan penguatan berbagai program persampahan, Pemerintah Kota Kendari menargetkan kawasan Puuwatu tidak sekadar menjadi lokasi pembuangan, tetapi berkembang menjadi pusat pengolahan yang mampu menghasilkan manfaat ekonomi dan energi bagi masyarakat.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat arah kebijakan persampahan Kota Kendari menuju sistem yang lebih modern dan berkelanjutan, dengan mendorong sampah untuk diolah menjadi sumber daya yang memiliki nilai guna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....