Pemkot Kendari Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng untuk Korban Banjir

  • 17 Mei 2026 18:06 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menyerahkan bantuan pangan kepada warga korban banjir dan longsor di sejumlah titik terdampak di Kota Kendari, Jumat, 15 Mei 2026.

Bantuan berupa beras dan minyak goreng itu disalurkan Pemerintah Kota Kendari kepada masyarakat di Kelurahan Wua-Wua serta Kelurahan Lepo-Lepo.

Wali Kota Kendari menyampaikan bahwa penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari program distribusi bantuan pangan yang berasal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI.

Sebanyak 246 kepala keluarga dengan total 984 jiwa di Kelurahan Wua-Wua menerima bantuan dari pemerintah.

Adapun di Kelurahan Lepo-Lepo, bantuan disalurkan kepada 153 kepala keluarga atau 616 jiwa yang terdampak banjir.

Berdasarkan data Pemerintah Kota Kendari, jumlah warga terdampak banjir dan longsor mencapai 1.339 kepala keluarga dengan total 5.945 jiwa yang tersebar di tujuh kecamatan.

"Bantuan yang diserahkan ini sudah terverifikasi sesuai data rill di lapangan yang terdampak bencana banjir dan longsor," ujar Siska Karina Imran.

Penyaluran bantuan pangan disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga di setiap rumah tangga berdasarkan ketentuan dari Bapanas.

Masing-masing jiwa memperoleh bantuan beras sebanyak 2,1 kilogram, sehingga jumlah bantuan yang diterima tiap keluarga disesuaikan kembali.

Warga menerima ukuran karung bantuan yang bervariasi karena seluruh bantuan telah ditimbang ulang berdasarkan jumlah anggota keluarga dalam satu rumah.

"Kalau ada warga menerima karung bantuan dengan ukuran yang besar dan ada yang kecil, itu karena ditimbang sesuai jumlah jiwa ada aturan khusus dari Bapanas, perjiwa mendapat 2 Kg 100 Gram," terangnya.

Dalam proses penyaluran bantuan, pemerintah memerlukan waktu karena beras bantuan dari pemerintah pusat awalnya dikemas dalam karung berukuran 50 kilogram.

Petugas melakukan proses pembagian dan pengemasan ulang terlebih dahulu sebelum bantuan disalurkan kepada masyarakat.

Penyaluran bantuan tersebut ditargetkan rampung paling lambat pada 17 Mei 2026 agar seluruh warga yang terdampak segera memperoleh bantuan pangan.

Pemerintah juga terus memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak banjir melalui posko terpadu yang melibatkan TNI-Polri dan tenaga kesehatan.

"Di sini bukan hanya posko sosial untuk menyediakan makanan dan minuman, tetapi juga terdapat pelayanan kesehatan yang berjalan secara bersamaan,” ujarnya.

Wali Kota menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat, termasuk Kementerian Pertanian, Bapanas, Presiden RI, serta Kementerian Pekerjaan Umum atas dukungan dalam penanganan bencana.

Pemerintah pusat dilaporkan telah menyiapkan upaya penanganan jangka panjang guna mengatasi masalah banjir di beberapa titik rawan di Kota Kendari.

"InsyaAllah dalam waktu dekat, strategi penanganan banjir di kawasan yang menjadi pusat banjir akan segera dibangun," tandas Siska Karina Imran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....