Pemkot Kendari Targetkan Penanganan Anak dan Keluarga Berisiko Stunting

  • 30 Agt 2026 11:04 WIB
  •  Kendari
Poin Utama
  • Pemerintah Kota Kendari menargetkan penanganan 462 anak yang membutuhkan intervensi stunting untuk meningkatkan status gizi anak.
  • Program pencegahan stunting melibatkan 10 ribu keluarga yang memiliki faktor risiko melalui pendekatan holistik dan terukur.
  • Penanganan stunting memerlukan sinergi lintas sektor termasuk organisasi perangkat daerah, tenaga kesehatan, Tim Pendamping Keluarga, kader, keluarga, masyarakat, dan dunia usaha.

RRI.CO.ID, Kendari - Pemerintah Kota Kendari menargetkan penanganan terhadap 462 anak yang masih membutuhkan intervensi stunting sekaligus melakukan pencegahan terhadap sekitar 10 ribu keluarga yang memiliki faktor risiko.

Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., mengatakan penanganan tersebut membutuhkan sinergi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), tenaga kesehatan, Tim Pendamping Keluarga (TPK), kader, keluarga, masyarakat, dunia usaha, dan stakeholder lainnya.

Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Advokasi dan Promosi Bangga Kencana serta Penguatan Tim Pendamping Keluarga Tingkat Kota Kendari Tahun 2026 di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Rabu (26/8/2026).

Siska mengatakan Pemerintah Kota Kendari telah membentuk Satgas Stunting yang melibatkan sejumlah OPD terkait untuk memperkuat koordinasi dan melakukan evaluasi terhadap perkembangan penanganan stunting.

“Target kita adalah bagaimana yang sudah terkena stunting kita turunkan menjadi zero, menjadi nol. Lalu yang 10 ribu ini kita harus tahu faktor risikonya apa, sehingga secara sistematis kita cegah jangan sampai menjadi penderita stunting,” ujar Siska.

Menurutnya, keberhasilan penurunan stunting membutuhkan penanganan yang terintegrasi, mulai dari pemenuhan gizi, sanitasi, kesehatan, pola asuh, kondisi lingkungan, hingga pendampingan keluarga.

Ia juga meminta seluruh OPD tidak bekerja sendiri-sendiri karena setiap sektor memiliki peran dalam menangani faktor penyebab stunting.

Wali Kota berharap penguatan koordinasi tersebut dapat memastikan setiap keluarga yang membutuhkan mendapatkan pendampingan dan intervensi sesuai kondisinya.

“Mari kita bekerja bersama, bergerak bersama dan memastikan tidak ada keluarga yang menghadapi persoalan ini. Target kita adalah zero stunting di Kota Kendari,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....