Waspadai Minuman Mengandung Gula Tinggi
- 02 Feb 2026 08:59 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Asupan gula berlebih, terutama dari minuman manis, telah lama dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan. Salah satunya adalah peningkatan risiko asam urat tinggi.
Sumber ini dikutip dari Halodoc,Apa itu Asam Urat? Asam urat adalah senyawa alami yang dihasilkan tubuh saat memecah purin, zat yang ditemukan dalam makanan dan minuman tertentu.
Normalnya, asam urat larut dalam darah dan dikeluarkan melalui urine. Namun, ketika tubuh menghasilkan terlalu banyak asam urat atau ginjal tidak dapat memprosesnya dengan efisien, kadarnya dalam darah bisa meningkat.
Kondisi inilah yang disebut asam urat tinggi atau hiperurisemia.
Kadar asam urat tinggi dapat menyebabkan pembentukan kristal asam urat di persendian. Kristal ini memicu peradangan dan nyeri hebat yang dikenal sebagai penyakit asam urat atau gout. Selain nyeri sendi, asam urat tinggi juga dapat menyebabkan masalah kesehatan lain, seperti batu ginjal dan kerusakan ginjal.
Bahaya Minuman Manis pada Kadar Asam Urat Tinggi
Minuman manis umumnya mengandung fruktosa tinggi. Fruktosa adalah jenis gula sederhana yang ditemukan dalam buah-buahan dan madu, tetapi sering ditambahkan dalam jumlah besar ke minuman ringan, jus buah kemasan, dan makanan olahan.
Konsumsi fruktosa berlebihan dapat meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh melalui beberapa mekanisme:
· Peningkatan Produksi Purin: Fruktosa memicu serangkaian reaksi kimia dalam tubuh yang meningkatkan produksi purin, yang kemudian dipecah menjadi asam urat.
· Penurunan Ekskresi Asam Urat: Fruktosa dapat mengganggu kemampuan ginjal untuk membuang asam urat dari tubuh, sehingga meningkatkan kadarnya dalam darah.
· Resistensi Insulin: Konsumsi fruktosa berlebih dapat menyebabkan resistensi insulin, kondisi di mana sel-sel tubuh menjadi kurang responsif terhadap insulin. Resistensi insulin dapat memperburuk kadar asam urat tinggi.
Jika kamu mengidap asam urat, segeralah minum obat penurun asam urat. Berikut ini rekomendasi obat asam urat yang bisa dikonsumsi:
Jenis Minuman Pemicu Asam Urat Tinggi yang Harus Dihindari
Berikut adalah beberapa jenis minuman yang sebaiknya dihindari atau dibatasi konsumsinya jika memiliki risiko asam urat tinggi:
· Minuman ringan manis: Soda, minuman energi, dan minuman manis kemasan lainnya umumnya mengandung fruktosa tinggi.
· Jus buah kemasan: Meskipun jus buah mengandung vitamin dan mineral, kandungan gulanya juga cukup tinggi. Pilihlah buah utuh dibandingkan jus buah.
| Baca juga: Infused Water dan Gaya Hidup Sehat |
· Minuman olahraga: Minuman ini seringkali mengandung gula tambahan untuk memberikan energi. Jika memungkinkan, pilihlah air putih sebagai pengganti minuman olahraga.
· Bir: Selain mengandung purin, bir juga dapat menghambat ekskresi asam urat oleh ginjal.
· Minuman beralkohol lainnya: Konsumsi alkohol berlebihan secara umum dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah.
Cara Mencegah Asam Urat Tinggi Akibat Minuman Manis
Selain membatasi konsumsi minuman manis, ada beberapa langkah lain yang dapat dilakukan untuk mencegah asam urat tinggi:
· Pilih minuman yang lebih sehat: Air putih adalah pilihan terbaik untuk hidrasi. Pilihan lain yang lebih sehat termasuk teh tanpa gula, infused water, atau air kelapa tanpa tambahan gula.
· Batasi asupan makanan tinggi purin: Beberapa makanan seperti daging merah, jeroan, dan makanan laut tertentu mengandung purin tinggi.
· Jaga berat badan ideal: Obesitas dapat meningkatkan risiko asam urat tinggi.
· Olahraga teratur: Aktivitas fisik dapat membantu menjaga berat badan ideal dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
· Konsumsi obat-obatan sesuai resep dokter: Jika kadar asam urat sudah tinggi, dokter mungkin meresepkan obat-obatan untuk membantu menurunkannya.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan dengan dokter jika mengalami gejala asam urat, seperti:
· Nyeri sendi yang parah, terutama di jempol kaki, pergelangan kaki, atau lutut.
· Sendi terasa panas, merah, dan bengkak.
· Nyeri yang berlangsung selama beberapa hari atau minggu.
Pemeriksaan dan penanganan dini dapat membantu mencegah komplikasi asam urat yang lebih serius.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....