Ahli Gizi Ingatkan Orang Tua Batasi 5 Jenis Makanan Anak
- 21 Jun 2026 18:42 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Kebiasaan memberi anak makanan manis, minuman kemasan, hingga makanan cepat saji secara berlebihan dinilai dapat berdampak pada kesehatan dan tumbuh kembang anak dalam jangka panjang. Orang tua diminta lebih bijak dalam membentuk pola makan sehat sejak usia dini.
Ahli Gizi Wiralis, STP., M.Si., Med mengatakan, makanan yang dikonsumsi anak sehari-hari memiliki pengaruh besar terhadap pertumbuhan fisik, daya tahan tubuh, hingga pembentukan kebiasaan makan saat dewasa.
“Bukan berarti anak tidak boleh mengonsumsi makanan favoritnya, namun yang perlu diperhatikan adalah frekuensi dan porsinya. Jika menjadi kebiasaan setiap hari, risiko gangguan kesehatan dapat meningkat,” ujarnya.
Menurut Wiralis, terdapat lima jenis makanan dan minuman yang sebaiknya tidak dibiasakan dikonsumsi anak secara berlebihan.
Pertama, permen dan makanan tinggi gula karena dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi serta membentuk ketergantungan terhadap rasa manis.
Kedua, makanan instan dan cepat saji yang umumnya tinggi garam dan rendah variasi zat gizi bila terlalu sering dikonsumsi.
Ketiga, minuman manis kemasan yang mengandung gula tambahan dan berpotensi meningkatkan asupan kalori harian anak.
Keempat, camilan ultra proses seperti keripik, wafer, dan makanan ringan dengan kadar garam, gula, atau perisa tinggi yang dapat menggantikan konsumsi makanan bergizi.
Kelima, minuman berkafein termasuk kopi susu, yang pada anak dapat memengaruhi kualitas tidur, membuat lebih gelisah, dan mengganggu pola istirahat.
Wiralis menekankan bahwa kebutuhan gizi anak sebaiknya dipenuhi melalui makanan beragam dan seimbang yang mencakup karbohidrat, protein, sayur, buah, serta cukup air putih.
“Peran orang tua sangat penting dalam membentuk kebiasaan makan sehat. Anak cenderung meniru pola konsumsi yang ada di rumah. Yang perlu dibangun bukan larangan total, tetapi pola makan yang seimbang dan konsisten,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....