Operasi Pekat Anoa 2026, Ditsamapta Polda Sultra Sita Puluhan Liter Pongasi

  • 04 Jun 2026 16:35 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Personel Direktorat Samapta Polda Sulawesi Tenggara yang tergabung dalam Satgas Preventif Operasi Pekat Anoa 2026 berhasil mengamankan puluhan liter minuman keras tradisional, Selasa, 2 Juni 2026 dini hari.

Kegiatan patroli yang dimulai sekitar pukul 02.00 Wita tersebut dipimpin oleh Panit 2 Sipamat Ditsamapta Polda Sultra Iptu Batrudin Suleman Laydi bersama 23 personel Satgas Preventif.

Langkah penertiban ini dilakukan sebagai bagian dari upaya cipta kondisi guna menekan angka penyakit masyarakat selama pelaksanaan operasi berlangsung.

Saat menyisir wilayah Jalan Mekar Indah, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, petugas menemukan adanya aktivitas perdagangan minuman beralkohol tanpa izin.

Dari lokasi pertama, petugas mengamankan sebanyak 20 liter minuman tradisional jenis pongasi yang dijual oleh seorang perempuan berinisial T berusia 62 tahun.

Sementara di lokasi kedua yang berada di kawasan yang sama, petugas kembali menemukan 20 liter pongasi serta 5 liter arak siap edar.

Barang bukti di lokasi kedua tersebut diketahui diperjualbelikan oleh seorang perempuan paruh baya lainnya berinisial R berusia 64 tahun.

Secara keseluruhan, petugas gabungan menyita sebanyak 45 liter minuman keras tradisional dari hasil operasi cipta kondisi malam itu.

Terhadap kedua pelaku penjualan, petugas di lapangan langsung memberikan tindakan pembinaan serta imbauan persuasif agar tidak mengulangi perbuatan mereka.

Aktivitas perdagangan minuman beralkohol tradisional dinilai memiliki potensi tinggi memicu gesekan sosial serta mengganggu keamanan lingkungan.

Seluruh barang bukti berupa puluhan liter cairan memabukkan tersebut kemudian diangkut dan diamankan ke Mako Ditsamapta Polda Sultra.

Pihak kepolisian memastikan seluruh barang sitaan akan diproses lebih lanjut sesuai dengan regulasi serta ketentuan hukum yang berlaku.

Polda Sultra menegaskan akan terus mengintensifkan patroli serta kegiatan preventif serupa di sejumlah titik rawan sepanjang Operasi Pekat Anoa 2026.

Fokus penindakan difokuskan pada peredaran miras, praktik perjudian, aksi premanisme, jalanan, serta tindak pidana lain yang meresahkan warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....