Jumlah Penerima BPJS Ketenagakerjaan di Kaimana Turun Signifikan pada 2026

  • 01 Apr 2026 08:26 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO.ID, Kaimana - Jumlah penerima jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Kaimana, Papua Barat, pada tahun 2026 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Data tersebut disampaikan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-TK) Kabupaten Kaimana.

Kepala DPMPTSP-TK Kabupaten Kaimana, La Bania, mengatakan pada tahun 2025 jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan tercatat sebanyak 18.750 orang. Namun pada tahun 2026 jumlahnya menurun drastis menjadi hanya 9.989 peserta.

“Pada tahun 2026 menurun drastis karena hanya tersedia 9.989 orang,” ujarnya.

Menurut La Bania, penurunan tersebut bukan disebabkan berkurangnya kebutuhan masyarakat, melainkan karena keterbatasan anggaran serta belum tersedianya data peserta yang akurat.

Untuk membenahi persoalan data, Bagian Hukum DPMPTSP-TK tahun ini akan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil guna melakukan pemutakhiran data penerima.

Data hasil pembaruan tersebut nantinya akan dijadikan acuan penganggaran dalam APBD Perubahan Tahun 2026 maupun APBD Murni Tahun 2027.

La Bania menjelaskan, pembiayaan program BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Kaimana bersumber dari dua skema pendanaan, yakni Dana Otonomi Khusus (Otsus) dan Dana Alokasi Umum (DAU).

Dana Otsus diprioritaskan bagi Orang Asli Papua, sedangkan pendanaan dari DAU berlaku untuk seluruh masyarakat yang memenuhi syarat.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap memprioritaskan kelompok usia rentan produktif antara 16 hingga 64 tahun serta pekerja bukan penerima upah.

Kelompok tersebut meliputi sopir, pengemudi ojek, pendeta, imam, penyandang disabilitas, petani, nelayan hingga tukang.

Ia menegaskan pelaksanaan program BPJS Ketenagakerjaan di daerah dilakukan berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kaimana serta instruksi presiden dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem.

“Tahun ini MoU sudah disiapkan, tinggal penandatangan oleh Pak Bupati dengan BPJS Ketenagakerjaan. Kami usahakan dalam minggu ini,” kata La Bania.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....