Pelaku UMKM Pulau Panggang Ikuti Pelatihan Donat Bomboloni

  • 17 Jul 2026 21:34 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Sebanyak 20 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kelurahan Pulau Panggang mengikuti pelatihan pembuatan donat bomboloni di Rumah BUMN Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan pelaku usaha sekaligus memperkuat daya saing produk kuliner melalui inovasi dan teknik pengemasan yang lebih menarik.

Pelatihan dipandu oleh tenaga profesional yang memberikan materi mulai dari proses pembuatan bomboloni hingga teknik pengemasan produk. Para peserta mempraktikkan pembuatan donat dengan tekstur lembut dan berbagai varian isian yang memiliki peluang pasar cukup besar.

Koordinator Rumah BUMN Kepulauan Seribu, Misbahul Anam, mengatakan pelatihan tersebut dirancang untuk mendorong pelaku usaha terus berinovasi. Menurutnya, sektor usaha bakery masih memiliki peluang berkembang di Kepulauan Seribu seiring meningkatnya kebutuhan pasar dan kunjungan wisatawan.

"Peserta tidak hanya belajar membuat produk, tetapi juga memahami pentingnya kemasan yang menarik serta strategi pemasaran agar produk mampu menjangkau pasar yang lebih luas," ujar Misbahul Anam.

Lurah Pulau Panggang, Jamaluddin, mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan yang dinilai dapat meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di wilayahnya. Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat segera diterapkan untuk menghasilkan produk kuliner yang berkualitas dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

"Kami berharap keterampilan yang didapat hari ini dapat melahirkan produk kuliner yang mampu mendukung sektor pariwisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pulau Panggang," ucap Jamaluddin.

Salah seorang peserta, Murniun (52), mengaku memperoleh pengetahuan baru selama mengikuti pelatihan. Ia menilai materi yang diberikan mudah dipahami dan dapat menjadi bekal untuk mengembangkan usaha kuliner yang telah dijalankannya.

"Pelatihannya mudah dipahami. Saya jadi tahu cara membuat bomboloni yang baik sekaligus teknik pengemasan agar produk terlihat lebih menarik. Ilmu ini akan saya terapkan untuk mengembangkan usaha," kata Murniun.

Pelatihan tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya lebih banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang kreatif dan mandiri di Kepulauan Seribu. Inovasi produk kuliner lokal juga diharapkan dapat memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menambah daya tarik wisata di wilayah kepulauan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....