Banjir Rob Mengintai 11 Wilayah Pesisir Jakarta

  • 01 Okt 2026 08:50 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta – Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta memperingatkan potensi banjir rob Jakarta hingga Minggu, 4 Oktober 2026, seiring fenomena pasang maksimum air laut di wilayah pesisir. Masyarakat di sejumlah kawasan pesisir Jakarta diminta meningkatkan kewaspadaan karena genangan dapat mengganggu aktivitas dan transportasi, terutama di sekitar pelabuhan.

Prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta, Restiana Fitri, mengatakan pasang maksimum di wilayah pesisir Jakarta pada Kamis, 1 Oktober 2026, diperkirakan mencapai 1 meter sekitar pukul 12.00 WIB. Sementara itu, pasang minimum diprakirakan mencapai 0,3 meter sekitar pukul 22.00 WIB.

"Potensi banjir pesisir atau banjir rob diprakirakan terjadi hingga 4 Oktober 2026 dengan puncak pasang maksimum pada pukul 11.00 hingga 16.00 Waktu Indonesia Barat," ujar Restiana dalam rilis prakiraan cuaca wilayah perairan DKI Jakarta dan utara Jawa Barat.

Wilayah yang perlu mengantisipasi potensi banjir rob meliputi Kapuk Muara, Kamal Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, dan Tanjung Priok. Genangan akibat pasang air laut tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat serta mobilitas kendaraan di kawasan pesisir dan sekitar pelabuhan.

Selain kondisi pasang laut, cuaca di wilayah perairan DKI Jakarta dan utara Jawa Barat secara umum diprakirakan berawan. Angin secara umum bertiup dari arah timur laut hingga tenggara, dengan kecepatan maksimum mencapai 15 knot atau sekitar 28 kilometer per jam di perairan Bekasi dan Karawang, perairan Subang, serta perairan Indramayu.

Kecepatan angin maksimum yang lebih tinggi diprakirakan terjadi di perairan Cirebon, mencapai 20 knot atau sekitar 37 kilometer per jam. Sementara itu, tinggi gelombang laut di perairan Kepulauan Seribu, Bekasi dan Karawang, Subang, Indramayu, hingga Cirebon diprakirakan berada dalam kategori rendah, yakni 0,5 hingga 1,25 meter.

Masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir, termasuk nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, diimbau memperhatikan perkembangan kondisi cuaca dan pasang air laut. Informasi cuaca terkini dapat dipantau melalui aplikasi Info Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika serta kanal resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Prakiraan maritim resmi untuk Teluk Jakarta pada periode 1 Oktober juga menunjukkan gelombang dalam kategori rendah, meski kondisi cuaca dan angin dapat berubah menurut waktu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....