Prakiraan Cuaca Maritim Teluk Jakarta dan Utara Jawa Barat, 6 September 2026
- 06 Sep 2026 08:03 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID.Jakarta. Prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta, Indra, menyampaikan prakiraan cuaca untuk wilayah perairan DKI Jakarta dan utara Jawa Barat yang berlaku mulai 6 September 2026 hingga 24 jam ke depan.
Kondisi cuaca di wilayah perairan DKI Jakarta dan perairan utara Jawa Barat pada umumnya diprakirakan cerah berawan, kondisi angin secara umum bertiup dari arah timur laut hingga tenggara. Kecepatan angin maksimum diprakirakan mencapai 15 knot atau sekitar 28 kilometer per jam di wilayah Teluk Jakarta dan Perairan Kepulauan Seribu.
“Masyarakat juga perlu mewaspadai adanya peningkatan kecepatan angin yang maksimum mencapai 20 knot atau sekitar 37 kilometer per jam di Perairan Bekasi-Karawang, Perairan Subang, Perairan Indramayu, dan Perairan Cirebon,” Ujar Indra.
Untuk kondisi gelombang laut, Indra menyebut seluruh wilayah yang diprakirakan tersebut berada dalam kategori rendah. Ketinggian gelombang laut berada pada kategori rendah, yakni sekitar 0,5 hingga 1,25 meter, di Perairan Kepulauan Seribu, Perairan Bekasi-Karawang, Perairan Subang, Perairan Indramayu, dan Perairan Cirebon.
Sementara itu, kondisi pasang surut di wilayah pesisir Jakarta juga perlu menjadi perhatian. Menurut Indra, ketinggian pasang maksimum diprakirakan mencapai 1 meter pada pukul 19.00 WIB, sedangkan pasang minimum sekitar 0,1 meter diprakirakan terjadi pada pukul 04.00 WIB pada Senin pagi.
Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi banjir pesisir atau banjir rob akibat fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase bulan baru dan perigee, potensi banjir pesisir atau rob diprakirakan terjadi pada 5 hingga 8 September 2026, dengan puncak pasang maksimum berada pada rentang pukul 17.00 hingga 20.00 WIB.
Wilayah yang perlu mengantisipasi potensi banjir rob antara lain Kapuk Muara, Kamal Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, dan Tanjung Priok.
Indra menambahkan, banjir pesisir tersebut berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat, termasuk mobilitas dan transportasi di sekitar kawasan pelabuhan serta wilayah pesisir.
Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di kawasan pesisir dan pelabuhan, untuk meningkatkan kewaspadaan serta mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan oleh banjir rob selama periode tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....