Dari Rumah ke Rumah, DPRD Kevin Wu Salurkan Kursi Roda untuk Warga Jakbar

  • 30 Sep 2026 02:51 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Anggota DPRD DKI Jakarta Kevin Wu melakukan penyaluran bantuan kursi roda kepada warga yang membutuhkan di lima kelurahan Jakarta Barat pada 29 September 2026.
  • Penyaluran bantuan dilakukan dengan cara mendatangi langsung rumah penerima manfaat untuk memastikan bantuan diterima oleh yang benar-benar membutuhkan.
  • Bantuan disalurkan di lima lokasi: Kelurahan Tomang RW 06, Glodok RW 03, Wijaya Kusuma RW 06, Kebon Jeruk RW 02, dan Kedoya Utara RW 08.

RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, menyalurkan bantuan kursi roda kepada warga di lima kelurahan di Jakarta Barat, pada Selasa, 29 September 2026. Penyaluran ini dilakukan dengan mendatangi langsung rumah penerima guna memastikan bantuan diterima warga yang membutuhkan.

Penyaluran tersebut dilakukan di Kelurahan Tomang RW 06, Glodok RW 03, Wijaya Kusuma RW 06, Kebon Jeruk RW 02, dan Kedoya Utara RW 08.

Dalam keterangannya, Kevin mengatakan kebutuhan sebagian warga diketahui melalui pengaduan masyarakat yang disampaikan kepada pengurus DPRt dan DPC PSI setempat maupun melalui layanan pengaduan Sobat Kevin Wu.

“Penerima memiliki usia dan kondisi yang beragam. Salah satunya Dewi Sekar, anak berkebutuhan khusus berusia 10 tahun. Sementara penerima lainnya, Muhammad Hasan, telah berusia 99 tahun,” kata Kevin saat dikonfirmasi pada Rabu, 30 September 2026.

Kevin menilai, kunjungan langsung ke rumah warga sangat diperlukan agar bantuan tidak hanya berhenti pada proses pendataan, tetapi juga dapat disesuaikan dengan kondisi penerima di lapangan.

“Menjadi anggota dewan berarti hadir dan bekerja menindaklanjuti aspirasi masyarakat setiap saat, bukan hanya datang ketika musim kampanye,” ujar Kevin.

“Kursi roda mungkin terlihat sebagai bantuan yang sederhana, tetapi bagi penerima dan keluarganya, ini dapat berarti mobilitas, kemandirian, dan kualitas hidup yang lebih baik,” sambungnya.

Menurut pria yang akrab disapa Bro Kevin itu, kunjungan dari rumah ke rumah dapat membantu buka ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan lain yang mereka hadapi.

Terbukti, dari kunjungan yang dilakukannya, Kevin menemukan sejumlah warga kurang mampu yang tengah mengalami kesulitan, namun belum tercatat sebagai penerima bantuan pemerintah.

“Aduan warga tidak boleh berhenti sebagai pesan yang masuk atau sekadar angka dalam laporan. Setiap aduan mewakili manusia dan keluarga yang membutuhkan jalan keluar. Tugas kami adalah memastikan aspirasi itu diperiksa, dikawal, dan sebisa mungkin dituntaskan,” ujarnya.

Pria yang identik dengan syal di lehernya itu membeberkan, salah satu persoalan yang ditemukan yakni berkaitan dengan klasifikasi desil kesejahteraan.

Sejumlah warga, kata Kevin, tercatat berada pada desil 6 hingga 10 sehingga tidak memenuhi kriteria untuk mendapatkan program bantuan tertentu, meskipun kondisi faktual mereka di lapangan dinilai masih membutuhkan dukungan.

“Data harus menjadi alat untuk memastikan bantuan tepat sasaran, bukan tembok yang membuat warga rentan terlewat. Jika kondisi faktual warga tidak sesuai dengan data, harus tersedia mekanisme verifikasi dan perbaikan yang mudah, cepat, dan manusiawi,” tegas Kevin.

Ia menyampaikan, temuan selama kunjungan tersebut akan menjadi bahan tindak lanjut bersama instansi terkait. Ia juga mengajak masyarakat yang membutuhkan pelayanan atau menemukan persoalan sosial di lingkungannya untuk menyampaikan laporan melalui pengurus wilayah maupun kanal pengaduan Sobat Kevin Wu.

Ia turut mengapresiasi Dinas Sosial, jajaran kecamatan dan kelurahan, pengurus RW, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pendataan, pendampingan, hingga penyaluran bantuan.

“Kolaborasi seperti inilah yang harus terus diperkuat. Tidak boleh ada warga yang luput dari perhatian hanya karena tidak tahu harus mengadu ke mana atau kesulitan mengakses pelayanan,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....