JPO GOR Ciracas Bakal Dilengkapi Lift dan Fasilitas Disabilitas

  • 29 Sep 2026 02:56 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) GOR Ciracas di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, akan dilengkapi lift dan fasilitas pendukung bagi orang dengan disabilitas. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga saat ini masih menyelesaikan pembangunan JPO tersebut yang ditargetkan rampung pada Desember 2026.

“Sudah dibangun fasilitas lift di kedua sisi untuk mengakomodir teman-teman disabilitas, ibu hamil, lansia, dan anak kecil supaya menyeberang dengan aman dan nyaman,” kata Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Utilitas Kota Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Imam Adi Nugraha, Senin 28 September 2026.

Data teknis menunjukkan, JPO Ciracas memiliki panjang sekitar 22,7 meter, lebar tiga meter, serta jarak bebas atau clearance 5,5 meter dari permukaan jalan. Imam mengatakan ketinggian tersebut dibuat melampaui batas tinggi maksimal kendaraan untuk mengantisipasi JPO tertabrak kendaraan yang melintas di Jalan Raya Bogor.

Papan informasi pembangunan JPO GOR Ciracas, Senin 28 September 2026. (Foto: RRI/Setyo Agung)

“Kalau kendaraan itu batas tinggi maksimalnya 4,2 meter, di JPO ini kita bangun di 5,5 meter. Jadi kami mengantisipasi supaya tidak ada kejadian atau tertabraknya JPO ini,” ujar Imam.

Selain mengutamakan aksesibilitas, tampilan JPO akan mengusung nuansa olahraga karena lokasinya berdekatan dengan GOR Ciracas. Fasad JPO akan dihiasi ornamen berupa logo dan aktivitas olahraga dan dilengkapi pencahayaan artistik.

“JPO ini mempunyai konsep sporty karena kita berdekatan dengan GOR Ciracas. Jadi, tema yang diusung adalah logo-logo atau aktivitas olahraga, mempunyai estetika yang tinggi dan dilengkapi fasilitas yang lengkap,” kata Imam.

Pekerja mengenakan tali pengaman ketika berada di rangka atap JPO GOR Ciracas, Senin 28 September 2026. (Foto: RRI/Setyo Agung)

Pembangunan JPO Ciracas kini telah mencapai sekitar 55 persen. Konstruksi utama berupa fondasi, gelagar, kolom, hingga rumah lift telah terbangun, sedangkan pekerjaan selanjutnya berfokus pada penyempurnaan dan pemasangan fasilitas pendukung.

“Progres saat ini sudah 55 persen, dalam artian konstruksi utama JPO ini sudah terbangun, mulai dari fondasi, gelagar, kolom, dan pemasangan rumah lift. Saat ini kita melaksanakan penyempurnaan dengan fasilitas-fasilitas yang tadi saya sebutkan,” ujar Imam.

Project Manager Proyek Pembangunan JPO Ciracas, Hermanto menambahkan keamanan struktur turut diperhitungkan untuk menunjang keselamatan pengguna. Menurutnya, perhitungan beban hidup atau live load JPO dibuat hingga tiga kali lipat dari beban yang diperhitungkan.

Tim Dinas Bina Marga DKI Jakarta meninjau pembangunan JPO GOR Ciracas ditemani konsultan pengawas dan pelaksana proyek, Senin 28 September 2026. (Foto: RRI/Setyo Agung)

“Kalau untuk pejalan kaki sangat aman sekali, karena kita sudah menghitung live load-nya sampai tiga kali lipat untuk bebannya,” kata Hermanto.

Fasilitas lainnya meliputi ubin pemandu bagi orang dengan disabilitas, CCTV, lampu artistik, dan pagar pengaman di tengah. Pembangunan juga disertai penataan trotoar sepanjang sekitar 130 meter pada masing-masing sisi Jalan Raya Bogor.

Pembangunan JPO Ciracas dimulai pada Mei 2026 dan ditargetkan selesai pada Desember mendatang. Imam berharap setelah seluruh fasilitas tersedia, masyarakat beralih menggunakan JPO untuk menyeberang dengan lebih aman dan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....