Padahal Ada JPO Marunda, tapi Banyak Warga Tetap Menyebrang di Jalan Raya
- 24 Apr 2026 18:36 WIB
- Jakarta
RRI. CO. ID, JAKARTA – Keberadaan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Marunda di Jakarta Utara seharusnya menjadi solusi keamanan bagi pejalan kaki. Namun, di balik kemegahannya, terdapat tantangan besar dalam mengubah kebiasaan masyarakat untuk tertib menyeberang.
Ibu Rotua (59), salah satu warga Rusun Marunda yang setiap hari menggunakan fasilitas ini, berbagi pengalamannya. Setiap pagi sekitar pukul 05.30 WIB, ia turun dari TransJakarta dan selalu menggunakan JPO untuk sampai ke rumahnya.
Menariknya, meski JPO tersebut dilengkapi dengan lift, Ibu Rotua mengaku lebih memilih menggunakan tangga manual. “Aku enggak pernah naik lift. Kurang paham (caranya), lagian naik tangga hitung-hitung olahraga,” ujarnya kepada RRI Jakarta. Jum'at 24 April 2026.
Meski usianya sudah hampir kepala enam, ia mengaku tidak merasa lelah meski harus menaiki JPO setinggi kurang lebih 6 meter tersebut.
Namun, Ibu Rotua menyayangkan banyaknya warga, terutama anak-anak sekolah, yang enggan menggunakan JPO. Ia sering melihat para pelajar lebih memilih menyeberang langsung di jalan raya yang padat kendaraan.
“Kebanyakan langsung nyeberang (di jalan). Malah kadang anak-anak sekolah minta tolong diseberangin sama abang-abang di bawah, padahal bahaya,” ungkapnya.
Menurutnya, perlu ada peran aktif dari pihak sekolah atau petugas keamanan untuk mengarahkan para siswa agar menggunakan JPO demi keselamatan mereka. “Kalau bisa dipantau, dituntun gitu sama sekuriti sekolah. Diarahkan saja ke tangga JPO, pasti mereka mau,” tambah Ibu Rotua.
Terkait kondisi fisik JPO, Ibu Rotua juga membenarkan bahwa fasilitas tersebut kini dalam kondisi yang kurang terawat. Selain kaca yang pecah akibat insiden truk kontainer beberapa waktu lalu, lift yang sering mati, serta debu yang sangat tebal membuat kenyamanan pengguna terganggu.
“Sayang banget (kondisinya). Pengennya lift berfungsi normal lagi dan lingkungannya lebih bersih,” pungkasnya.
Hingga saat ini, JPO Marunda tetap berdiri sebagai akses utama bagi warga rusun, namun perbaikan fasilitas dan edukasi kesadaran menyeberang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah dan masyarakat setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....