Koalisi Pejalan Kaki Minta Toilet Umum di Halte IRTI Monas
- 22 Sep 2026 15:35 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Kopeka meminta pengelola kawasan komersial membangun fasilitas toilet umum di dekat Halte Transjakarta IRTI Monas untuk mengatasi keluhan bau yang tak sedap.
- Founder Kopeka Ahmad Syafrudin menekankan bahwa pengelola IRTI bertanggung jawab mengawasi sekitarnya, termasuk menyediakan fasilitas toilet umum yang layak.
- Selain infrastruktur, Kopeka menekankan perlunya sosialisasi kepada masyarakat dan penegakan hukum untuk memastikan kebersihan dan kenyamanan kawasan publik.
RRI.CO.ID, Jakarta - Koalisi Pejalan Kaki atau Kopeka meminta pengelola kawasan komersial membangun fasilitas toilet umum di kawasan terdekat. Sosialisasi juga perlu dilakukan agar orang orang tahu keberadaan toilet tersebut selain melakukan tindakan penegakan hukum, kata Kopeka.
Pendapat tadi disampaikan Founder Kopeka, Ahmad Syafrudin, menanggapi keluhan bau yang tak sedap di Halte Transjakarta IRTI Monas, Jakarta. "Pengelola IRTI-lah yang bertanggung jawab itu untuk mengawasi sekitarnya, termasuk bagaimana membuat WC umum ya di situ, sehingga para pihak yang ingin pipis ya silahkan ke WC umum tadi," kata Ahmad Syafrudin dalam wawancara radio 91,2 FM Pro1 RRI Jakarta, pada Selasa, 22 September 2026.
Namun begitu, Mas Puput, nama akrab Ahmad Syafrudin meminta pengelolaan WC umumnya harus dikelola secara profesional sehingga higienis dan juga bersih sehingga tidak menjadi sarang orang-orang buang air kecil di sembarang tempat. "WC umum harus dikelola secara profesional ya, sehingga higienis dan juga bersih gitu, secara sanitasi memenuhi syarat," ucapnya.
Menurut Mas Puput, pengawasan juga perlu dilakukan selain membangun fasilitas toilet umum di kawasan terdekat. "Solusinya seperti itu. Untuk masyarakat beradab seperti itu. Kalau masyarakat yang kurang beradab ya disiapkan petugas yang galak gitu ya, dengan membawa pentungan," ujarnya.
Sebelumnya, sejumlah pejalan kaki mengeluhkan bau pesing yang tak sedap di kawasan Halte Transjakarta IRTI Monas, Gambir, Jakarta Pusat. Menurut Kompas, bau pesing di sekitar halte tersebut tercium pada Sabtu, 19 September 2026 meski dua hari kemudian petugas membersihkan lokasi yang dikeluhkan.
Ahmad menyebut persoalan serupa juga ditemukan di sejumlah lokasi lain di Jakarta, termasuk kawasan antara Sarinah dan Gedung Skyline. Menurutnya, kondisi tersebut kerap muncul ketika terdapat keramaian dan aktivitas parkir di sekitar lokasi.
"Sebenarnya tidak hanya di halte depan IRTI saja, tetapi juga beberapa titik di Monas itu juga menjadi langganan bagi mereka yang buang air kecil sembarangan seperti itu,” kata Achmad Syafrudin.
(Cecep Ilham, peserta magang RRI Jakarta berkontribusi menyusun berita ini)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....