Pemprov DKI Dorong JITEX 2026 Jadi Pintu Masuk Perluasan Investasi
- 17 Sep 2026 00:26 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong The Jakarta International Investment, Trade, Tourism, and SME Expo (JITEX) 2026 menjadi pintu masuk perluasan investasi dan akses pasar internasional bagi pelaku usaha, termasuk UMKM, seiring upaya memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.
Ajang yang berlangsung pada 16–19 September 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran tersebut menghadirkan pameran produk, business matching, forum bisnis dan investasi, hingga penandatanganan kerja sama antara pemasok, pembeli, dan investor.
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto mengatakan JITEX menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mempercepat transformasi Jakarta menuju kota global yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan menjelang usia ke-500 ibu kota.
“Jakarta tengah berada dalam momentum penting menjelang usia ke-500. Kita ingin Jakarta terus tumbuh sebagai kota global yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan,” kata Uus saat acara High Tea JITEX 2026 di Balairung, Balai Kota Jakarta, Rabu, 16 September 2026.
Uus menyebut Jakarta memiliki fondasi ekonomi yang kuat. Pada triwulan II 2026, pertumbuhan ekonomi Jakarta tercatat 5,52 persen dengan kontribusi 16,32 persen terhadap perekonomian nasional.
Ia mengajak investor, pelaku usaha, dan mitra internasional melihat Jakarta bukan hanya sebagai pasar, tetapi juga sebagai lokasi untuk membangun dan mengembangkan bisnis.
Menurutnya, investasi yang masuk diharapkan tidak sekadar menciptakan lapangan kerja, tetapi juga meningkatkan daya saing ekonomi dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kita ingin investasi yang tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga memperkuat daya saing dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya di DKI Jakarta,” ujarnya.
Pemprov DKI Jakarta, lanjut Uus, terus mengarahkan pembangunan untuk mewujudkan target Jakarta masuk dalam jajaran 20 kota global pada 2045.
“Mari kita manfaatkan JITEX untuk memperluas akses pasar bagi UMKM, mendorong investasi, dan memperkuat Jakarta sebagai pusat ekonomi yang terhubung dengan pasar global,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menjelaskan JITEX 2026 mengusung tema “Ignite the Economy” dengan empat tahapan utama, yakni Explore, Deal, Commit, dan Thrive.
Menurut Elisabeth, konsep tersebut dirancang agar pameran tidak berhenti sebagai ajang promosi, tetapi menghasilkan transaksi bisnis dan kemitraan investasi yang berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan pameran ini tidak berhenti pada sekadar promosi, melainkan menciptakan kesepakatan atau deal yang nyata dan kerja sama investasi jangka panjang demi mendorong UMKM naik kelas dan menggerakkan ekonomi Jakarta,” katanya.
JITEX 2026 juga menggandeng sejumlah agenda internasional, antara lain Asia Food and Ecosystem Expo, Asia Sourcing Expo, dan ATEC Global Investment Forum. Kolaborasi itu mempertemukan eksibitor, UMKM binaan Jakpreneur, buyers, serta investor internasional untuk memperluas jejaring dan peluang kerja sama bisnis.
“Pemprov DKI Jakarta senantiasa membuka pintu seluas-luasnya bagi para buyers dan investor global untuk terus berinteraksi, berinvestasi, dan membangun kemitraan bisnis yang berkelanjutan di Jakarta,” ujar Elisabeth.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo, pimpinan perusahaan swasta, serta jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....