BULOG Gandeng TNI Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Penerima

  • 11 Sep 2026 18:13 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Perum BULOG menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) mempercepat dan memperluas penyaluran bantuan pangan pemerintah kepada 33,2 juta penerima bantuan pangan atau PBP di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, sinergi dengan TNI dibutuhkan untuk memperkuat distribusi, terutama di wilayah yang membutuhkan dukungan lebih besar agar bantuan dapat segera diterima masyarakat.

“Kami melihat sinergi dengan TNI sangat penting untuk memastikan Bantuan Pangan Pemerintah dapat segera diterima masyarakat di seluruh wilayah, termasuk wilayah yang membutuhkan dukungan distribusi lebih kuat,” ujar Rizal saat berkoordinasi dengan Kepala Staf Teritorial TNI Letnan Jenderal TNI Bambang Trisnohadi di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jumat, 11 September 2026.

Menurut Rizal, keberadaan jajaran TNI hingga ke berbagai daerah dapat membantu meningkatkan efektivitas pelaksanaan program. Dukungan tersebut diharapkan membuat proses distribusi berjalan lebih lancar hingga ke masyarakat penerima manfaat.

Ia menegaskan, beras yang telah disiapkan pemerintah harus benar-benar diterima oleh kelompok masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima bantuan.

“Kami ingin memastikan bahwa beras yang sudah disiapkan Pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang menjadi penerima manfaat,” katanya.

Percepatan distribusi tersebut dilakukan sejalan dengan dukungan Presiden Prabowo Subianto terhadap hasil Rapat Koordinasi Terbatas terkait pangan, khususnya dalam menghadapi potensi El Nino dan menjaga ketahanan pangan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru 2027.

“Karena itu, koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat. BULOG tidak bisa bekerja sendiri dan TNI merupakan salah satu mitra strategis dalam memperluas jangkauan penyaluran,” ujarnya.

Pemerintah juga memberikan dukungan terhadap penambahan Bantuan Pangan untuk periode Oktober hingga Desember 2026. Total bantuan yang disiapkan mencapai satu juta ton beras bagi 33,2 juta PBP yang mencakup kelompok Desil 1 hingga Desil 4.

Selain bantuan tersebut, pemerintah menyetujui tambahan Beras SPHP sebanyak satu juta ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama September 2026 hingga Maret 2027.

Upaya stabilisasi pangan turut diperkuat melalui penambahan Jagung SPHP sebanyak 150 ribu ton. Komoditas tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan peternak mikro, baik peternak ayam pedaging maupun ayam petelur.

Pemerintah juga mendorong hilirisasi beras dengan memanfaatkan sekitar 380 ribu ton beras yang memiliki usia simpan lebih dari 10 bulan atau mengalami penurunan mutu.

Beras tersebut akan digunakan sebagai bahan baku tepung beras untuk mendukung kebutuhan industri dan usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM nasional.

Rizal menilai berbagai kebijakan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan.

“Kebijakan ini merupakan bentuk keberpihakan Pemerintah kepada masyarakat. Tugas BULOG adalah memastikan seluruh penugasan tersebut dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Menjelang peringatan HUT ke-81 TNI, BULOG dan TNI juga berupaya memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung berbagai program pemerintah. Koordinasi akan dilakukan mulai dari tingkat pusat hingga daerah agar penyaluran bantuan pangan dapat berjalan optimal.

“Karena itu, kami akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder agar distribusi berjalan cepat, masif, tertib, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Rizal berharap kolaborasi kedua institusi tersebut dapat membuat kehadiran pemerintah semakin dirasakan masyarakat, terutama melalui penyaluran bantuan yang cepat dan tepat sasaran.

“Semangatnya adalah bagaimana negara hadir dan masyarakat merasakan langsung manfaat dari program ini. Dengan sinergi BULOG dan TNI, kami optimistis penyaluran dapat segera menjangkau masyarakat dengan waktu yang lebih cepat,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....