Realisasi Penyaluran Bantuan Pangan DKI-Banten Capai 99 Persen

  • 20 Jun 2026 14:12 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Perum Bulog Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten mencatat realisasi penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) alokasi Februari–Maret 2026 mencapai 99,35 persen per 20 Juni 2026. Dari total target sebanyak 2.024.376 Penerima Bantuan Pangan (PBP), masih tersisa 13.063 penerima yang tengah dalam proses penyelesaian penyaluran.

Pemimpin Bulog Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten Taufan Akib mengatakan sisa penerima yang belum memperoleh bantuan umumnya merupakan penerima pengganti dari daftar sebelumnya yang sudah tidak memenuhi persyaratan.

“Sisa yang belum tersalurkan kemungkinan merupakan penerima pengganti karena penerima lama tidak lagi memenuhi syarat, baik akibat meninggal dunia, pindah alamat, atau hal lainnya sehingga perlu digantikan,” kata Taufan melalui keterangan tertulis, Sabtu, 20 Juni 2026

Ia menjelaskan, capaian tersebut merupakan wujud komitmen Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten untuk menuntaskan penyaluran bantuan sebelum pekan terakhir Juni 2026. Selain distribusi, penyelesaian administrasi pendistribusian juga ditargetkan rampung pada bulan ini.

Menurut Taufan, percepatan penyelesaian penyaluran menjadi penting sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Banpang tahap berikutnya. Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan pada 9 Juni 2026, program bantuan pangan akan dilanjutkan untuk tiga bulan alokasi, yakni Juli hingga September 2026.

“Kami pun segera bersiap untuk penyaluran Banpang selanjutnya setelah penyaluran Banpang alokasi Februari–Maret selesai,” ujarnya.

Taufan menuturkan keberhasilan penyaluran hingga mencapai lebih dari 99 persen tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari aparat desa dan kelurahan, tenaga pendamping sosial, mitra distribusi, pemerintah daerah dan dinas terkait, hingga dukungan Polri dan TNI.

Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan proses distribusi berjalan efektif sehingga masyarakat penerima dapat segera merasakan manfaat bantuan pangan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“(Banpang) ini merupakan salah satu instrumen pengamanan pangan bagi masyarakat sasaran penerima. Dengan adanya Banpang, pemerintah memastikan kebutuhan pangan masyarakat penerima bantuan dapat terpenuhi,” kata Taufan.

Program bantuan pangan merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjaga ketercukupan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....