Bukan Cuma Diperindah, DPRD DKI Desak Pagar SMP 130 Jakbar Diperkuat demi Keamanan
- 10 Sep 2026 19:54 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi A Kevin Wu menegaskan pagar pembatas SMP Negeri 130 Jakarta di Palmerah, Jakarta Barat, tidak cukup jika hanya diperbaiki dari sisi tampilan saja.
- Perbaikan fasilitas keselamatan di sekolah harus memastikan pagar memiliki kekuatan struktur yang memadai untuk melindungi siswa.
- Perhatian khusus diperlukan karena gedung sekolah bertingkat membutuhkan standar keamanan yang lebih ketat untuk keselamatan para siswa.
RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi A, Kevin Wu, menegaskan bahwa pagar pembatas di SMP Negeri 130 Jakarta di Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat, tidak cukup jika hanya diperbaiki dari sisi tampilan.
Ia menegaskan, perbaikan fasilitas keselamatan di sekolah harus memastikan pagar memiliki kekuatan yang memadai, terutama mengingat area gedung bertingkat yang digunakan oleh para siswa.
“Saya baru saja mau memuji karena beberapa yang kita minta, khususnya di railing di jendela, yaitu dipasang saringan, pengaman, itu saya apresiasi. Tetapi yang lebih saya soroti adalah kekuatan penahan dari bagian besi hollow ini,” kata Kevin saat dikonfirmasi, Kamis, 10 September 2026.
Ia membeberkan, saat dirinya memeriksa sekolah tersebut, masih ditemukan bagian pagar yang hanya memiliki satu ikatan.
Bahkan, beberapa bagian lainnya disebut masih dapat digerakkan karena hanya dilem pada bagian ujungnya.
“Ini seperti di awal saya sudah sampaikan, ini berisiko tinggi. Karena satu, ketinggiannya. Yang kedua, kekuatannya. Karena kekuatannya ini sangat lemah,” ujar Kevin.
Ia menilai posisi pagar yang berada di gedung dengan ketinggian sekitar lima lantai meningkatkan risiko apabila terjadi benturan atau dorongan secara tidak sengaja.
Kevin mengingatkan, aktivitas siswa yang bermain di lingkungan sekolah dapat menjadi faktor yang memicu kejadian tidak diinginkan apabila pagar tidak memiliki struktur penahan yang kuat.
“Kalau anak-anak sekolah yang sedang bermain, bergurau, ini enggak sengaja terdorong, ini akan sangat berisiko. Oleh karena itu bagi saya, pengembang jangan mempermainkan dari sisi keselamatan,” tegasnya.
Dia meminta pihak pengembang agar tidak sekadar memperhatikan tampilan luar bangunan, tetapi memastikan seluruh bagian yang berkaitan dengan perlindungan siswa benar-benar memenuhi aspek keselamatan.
“Ini masalahnya safety dan ini terkait dengan faktor keselamatan dan nyawa. Jangan hanya mempercantik tetapi tidak memperbaiki esensi dari yang kita minta,” tuturnya.
Kevin meminta penguatan konstruksi segera dilakukan, termasuk memastikan pagar memiliki daya tahan yang cukup sebelum area tersebut benar-benar diaktifkan dan digunakan oleh para siswa.
“Jadi segera diperbaiki, jangan hanya faktor eksternalnya aja. Saya pengen kekuatannya juga ditambah sebelum ini benar-benar diaktifkan,” tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....