Gubernur Pramono Targetkan Lima Tahun Jakarta Bebas Kabel Semrawut

  • 10 Sep 2026 16:04 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan seluruh kabel udara semrawut di ibu kota diturunkan ke bawah tanah dalam lima tahun ke depan, sebagai bagian dari upaya menata wajah Jakarta agar lebih rapi, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Pramono saat meninjau pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis, 10 September 2026. Program penataan utilitas tersebut memiliki landasan hukum melalui Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2025 yang menjadi dasar percepatan pemindahan jaringan kabel dari udara ke bawah tanah.

“Saya menargetkan dalam jangka waktu lima tahun ke depan, seluruh kabel udara di Jakarta dapat diturunkan sepenuhnya demi mengubah wajah ibu kota secara signifikan,” kata Pramono.

Untuk mempercepat pelaksanaan program, Pemprov DKI Jakarta membuka ruang kolaborasi dengan badan usaha milik daerah maupun sektor swasta. Percepatan penataan dilakukan melalui skema 5M, yaitu menggunakan SJUT, melakukan relokasi mandiri, mengikat kabel udara, memotong kabel yang tidak lagi berfungsi, serta meninggikan kabel yang menjuntai.

Di lapangan, pembangunan SJUT terus berjalan. Dinas Bina Marga DKI Jakarta mencatat jaringan SJUT yang telah terbangun mencapai 41,7 kilometer, sementara sejumlah ruas prioritas, termasuk Jalan Dr. Supomo, ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan pekerjaan konstruksi dilakukan dengan memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar lokasi. Rekayasa lalu lintas dan sosialisasi kepada pengguna jalan terus dilakukan bersama Dinas Perhubungan agar dampak pekerjaan dapat diminimalkan.

Pemprov juga mendorong pemilik utilitas untuk berpartisipasi aktif dalam penataan. Di kawasan yang belum terjangkau jaringan SJUT, pemilik utilitas diminta melakukan relokasi secara mandiri sehingga penataan dapat berlangsung lebih cepat dan menyeluruh.

Selain jaringan telekomunikasi, penataan mulai diarahkan pada jaringan listrik. PT PLN (Persero) saat ini tengah menyiapkan desain serta melakukan uji coba boks pembagi tegangan rendah sebagai tahapan menuju penerapan Saluran Kabel Tanah Tegangan Rendah (SKTR) secara lebih luas di Jakarta.

Senior Manager Konstruksi PT PLN Unit Induk Distribusi Jakarta M. Eryan Saputra menyatakan uji coba tersebut diperlukan untuk memastikan sistem baru memenuhi standar keselamatan sekaligus menjaga keandalan layanan kelistrikan sebelum diterapkan secara menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....