2.836 KK Kebon Kosong Terima Bantuan Beras 30 Kilogram

  • 09 Sep 2026 00:10 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Sebanyak 2.836 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, menerima bantuan pangan berupa 30 kilogram beras pada tahap kedua 2026. Pendistribusian dilakukan secara bertahap untuk mencegah antrean panjang dan penumpukan warga di lokasi pembagian.

Lurah Kebon Kosong Sunardi mengatakan bantuan disalurkan dengan sistem jadwal berdasarkan wilayah RW. Kelurahan yang memiliki 13 RW tersebut mengatur pengambilan secara bergiliran agar proses distribusi berlangsung tertib.

“Untuk tahap kedua ini, setiap penerima mendapatkan 30 kilogram beras. Jumlah penerimanya kurang lebih 2.836 KK,” ujar Sunardi, Senin 7 September 2026.

Menurut Sunardi, pada hari pertama pembagian dilakukan untuk tiga RW yang lokasinya berdekatan. Jadwal berikutnya disesuaikan dengan jumlah penerima di masing-masing wilayah dan ditargetkan seluruh proses selesai dalam waktu tiga sampai empat hari.

“Kita atur per RW supaya tidak berjubel, apalagi kita mengantisipasi warga lansia. Perkiraan pendistribusian bisa selesai dalam tiga sampai empat hari,” katanya.

Warga menyambut baik bantuan tersebut karena dinilai dapat meringankan kebutuhan pangan keluarga. Salah satunya Dwi, warga RT 9/RW 11 Rusun Dakota, yang mengaku bersyukur kembali memperoleh bantuan beras.

“Alhamdulillah sangat membantu. Sekarang dapat 30 kilogram beras untuk tiga bulan. Insya Allah cukup,” ujar Dwi.

Dwi berharap bantuan pangan ke depan tidak hanya berupa beras, tetapi juga dapat mencakup kebutuhan pokok lainnya. Ia menyebut minyak goreng, tepung, mi instan, hingga makanan kaleng sebagai beberapa kebutuhan yang diharapkan dapat turut diberikan.

Di sisi lain, Kelurahan Kebon Kosong memanfaatkan momentum pendistribusian bantuan untuk memberikan layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Warga yang datang mengambil beras dapat sekaligus melakukan pendaftaran dan aktivasi IKD sambil menunggu jadwal pengambilan.

“Kita manfaatkan momennya. Warga yang datang untuk mengambil beras bisa sekaligus membuat IKD. Dari pagi sudah lebih dari 50 warga yang mendaftarkan IKD,” jelas Sunardi.

Layanan tersebut dilaksanakan bersama Satpel Dukcapil Kelurahan Kebon Kosong dan akan dibuka selama proses pendistribusian beras berlangsung. Sunardi mengatakan IKD dapat membantu masyarakat mengakses berbagai informasi administrasi kependudukan secara lebih praktis melalui telepon seluler.

“Kalau sudah menggunakan IKD, insya Allah mengurus administrasi lebih gampang. Data KTP dan KK bisa dilihat melalui handphone,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....