Munas III Seasoldier Perkuat Kolaborasi Pelestarian Lingkungan

  • 28 Agt 2026 20:07 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Musyawarah Nasional (Munas) III yang digelar SeaSoldier memperkuat organisasi, kolaborasi lintas regional, sekaligus mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam upaya menjaga dan melestarikan lingkungan.

Tahun ini, Munas III SeaSoldier mengusung sejumlah agenda utama, mulai dari peluncuran program ekowisata SeaSoldier Xperience, ruang Monitoring, Evaluation, and Learning (MEL) berskala nasional, ruang kolaborasi komunitas, hingga peningkatan kapasitas anggota.

Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan penyampaian laporan program dari tingkat pusat dan regional. SeaSoldier juga membuka ruang diskusi bagi perwakilan regional untuk menyampaikan peluang serta tantangan yang dihadapi di daerah masing-masing.

Founder dan Executive Director SeaSoldier, Nadine Chandrawinata menekankan pentingnya kolaborasi dengan masyarakat lokal dalam menjalankan program pelestarian lingkungan.

“Pentingnya kolaborasi dan fokus pada lokal. Karena kami butuh lokal, masyarakat lokal yang paling tahu. Kalian yang paling tahu kondisi tempat tinggal masing-masing,” kata Nadine melalui keterangan tertulis di Jakarta , Jumat, 28 Agustus 2026.

Rangkaian Munas hari pertama kemudian ditutup dengan kunjungan ke Oemah Herborist dan city tour sejumlah destinasi di Kota Semarang, mulai dari Lawang Sewu, Simpang Lima, Tugu Muda, Kota Lama, hingga Gereja Blenduk.

Memasuki hari kedua, Munas III dibuka untuk masyarakat umum. Sejumlah kegiatan edukatif digelar, di antaranya Workshop Peningkatan Kapasitas bertajuk “Managing Green Organization for Green Jobs Opportunities” yang dibawakan Morika Maryam serta Workshop Mishka Project oleh Makaila Haifa.

Peserta juga dapat mengunjungi sejumlah stan pameran yang menghadirkan program konservasi SeaSoldier, merchandise, perwakilan regional SeaSoldier, teknologi AI Waste Detection & Geospatial dari SeaSoldier Ambon, Mishka Project, PT Victoria Care Indonesia, Iling Project Universitas Negeri Semarang, Potoyukk.id, serta Marine Science Universitas Muhammadiyah Semarang.

Puncak kegiatan hari kedua diisi Talkshow SeaSoldier Xperience dengan tema “Gaya Hidup Berkelanjutan: Tren atau Kebutuhan?”

Talkshow yang dimoderatori Founder dan COO SeaSoldier, Dinni Septianingrum, menghadirkan lima pembicara, yakni Owner Makaila Haifa Hida, Founder dan Executive Director SeaSoldier Nadine Chandrawinata, Sports Enthusiast Rinco Berlian, aktor sekaligus eco warrior Ramon Y. Tungka, serta Adventure Storyteller Medina Kamil.

Diskusi tersebut membahas bagaimana prinsip keberlanjutan dapat diterapkan dalam pilihan gaya hidup sehari-hari, mulai dari barang yang dibeli dan digunakan, pola konsumsi, cara menikmati alam, hingga menjaga kesehatan diri.

Nadine mengatakan salah satu bentuk penerapan gaya hidup berkelanjutan dapat dimulai dari cara seseorang memilih dan menggunakan pakaian.

“Kalau tadi kita bicara tentang bagaimana kepedulian diterjemahkan menjadi kebiasaan, salah satu kebiasaan yang paling dekat dengan keseharian kita adalah cara kita memilih dan menggunakan pakaian,” kata Nadine.

Sementara itu, Hida menyoroti bagaimana prinsip keberlanjutan dapat diterapkan ketika masyarakat berinteraksi dengan berbagai tempat yang dikunjungi.

“Kalau fashion berkaitan dengan apa yang kita pakai, sekarang kita masuk ke bagaimana kita berinteraksi dengan tempat yang kita kunjungi,” ujar Hida.

Pembahasan juga mencakup pengaruh konten dan storytelling terhadap cara masyarakat memandang isu lingkungan.

Ramon Y. Tungka mengatakan, cerita dan konten yang dikonsumsi masyarakat turut memengaruhi cara mereka melihat dan memperlakukan alam.

“Apa yang kita lihat tentang alam juga banyak dipengaruhi oleh cerita yang kita dengar dan konten yang kita konsumsi. Di titik ini, storytelling punya peran penting,” katanya.

Sementara itu, Rinco Berlian menyoroti tren dalam dunia kebugaran yang terus berubah. Menurutnya, masyarakat perlu membedakan tren sesaat dengan kebiasaan sehat yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

“Dunia fitness memiliki banyak tren yang datang dan pergi. Bagaimana membedakan tren dengan kebiasaan sehat yang benar-benar dapat dipertahankan dalam jangka panjang?” ujar Rinco.

Medina Kamil menambahkan, prinsip keberlanjutan tidak hanya berkaitan dengan cara masyarakat menikmati alam, tetapi juga bagaimana menjaga kesehatan diri dalam jangka panjang.

“Kalau sustainability hadir dalam cara kita menikmati alam, ia juga seharusnya hadir dalam cara kita menjaga diri sendiri. Karena gaya hidup berkelanjutan juga berarti menjaga kesehatan dalam jangka panjang,” kata Medina.

SeaSoldier berharap kolaborasi yang dibangun melalui Munas III dapat mendorong lahirnya berbagai inisiatif berkelanjutan di setiap regional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....