Festival Kalipasir Perkuat Kolaborasi Seni Sambut Jakarta 500 Tahun

  • 25 Jul 2026 16:44 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Festival Kalipasir ke-2 Tahun 2026 diselenggarakan oleh Pemerintah Jakarta Pusat dan Institut Kesenian Jakarta pada 24 Juli 2026 di Jalan Sekolah Seni, Kelurahan Cikini, Kecamatan Menteng.
  • Festival ini merupakan gerakan kebudayaan yang melibatkan masyarakat dari empat kelurahan (Cikini, Kwitang, Kebon Sirih, dan Kenari) sebagai bagian dari penyambutan 500 tahun Kota Jakarta.
  • Festival Kalipasir menjadi ruang kolaborasi antara akademisi, seniman, pelaku usaha kreatif, dan masyarakat dalam membangun ruang publik yang inklusif dan sinergis.

RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat bersama Institut Kesenian Jakarta (IKJ) menggelar Festival Kalipasir ke-2 Tahun 2026 di Jalan Sekolah Seni, Kelurahan Cikini, Kecamatan Menteng, Jumat 24 Juli 2026. Festival ini menjadi ruang kolaborasi seni dan budaya yang melibatkan masyarakat dalam menyambut 500 tahun Kota Jakarta.

Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Pusat Denny Ramdany mengatakan, Festival Kalipasir merupakan gerakan kebudayaan yang melibatkan warga dari empat kelurahan di sekitar Kampus IKJ, yakni Cikini, Kwitang, Kebon Sirih, dan Kenari. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi antara akademisi, seniman, pelaku usaha kreatif, dan masyarakat dalam membangun ruang publik yang inklusif.

"Festival ini sebagai bukti nyata kolaborasi sinergis antara akademisi, seniman, pelaku usaha kreatif, dan masyarakat dalam menciptakan ruang publik yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Denny.

Ia menambahkan, Festival Kalipasir sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang berbudaya. Selain menjadi ruang ekspresi seni, kegiatan ini juga dirancang untuk memberdayakan UMKM, memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, dan meningkatkan rasa memiliki masyarakat terhadap ruang kota.

Sementara itu, Rektor Institut Kesenian Jakarta Prof. Dr. M. Syamsul Maarif mengatakan Festival Kalipasir telah memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Menurutnya, kegiatan ini hanya dapat diselenggarakan oleh IKJ bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Syamsul menjelaskan, Festival Kalipasir 2026 mengusung tema Aliran Seni Sungai Kota yang menggambarkan seni sebagai aliran yang terus berkembang dan menghubungkan manusia, ruang, serta budaya. Ia berharap festival ini dapat menjadi ikon seni dan budaya Jakarta yang melibatkan masyarakat secara luas.

"Saya berharap semoga kegiatan ini bisa terus berkembang menjadi salah satu ikon seni dan budaya Jakarta yang melibatkan masyarakat secara luas, sesuai dengan visi-misi Pak Gubernur bahwa Jakarta sebagai kota global dan pusat budaya," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....