Terjerat Kasus Narkotika Empat Kali, Aktor Revaldo Terancam Kena Pasal Berlapis
- 26 Agt 2026 19:52 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Aktor Revaldo Fifaldi kembali terjerat kasus dugaan penyalahgunaan narkotika untuk yang keempat kalinya. Kali ini, polisi menetapkan Revaldo sebagai tersangka dan menjeratnya dengan pasal berlapis.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Nasriadi mengatakan, Revaldo dijerat dengan ketentuan pidana terkait kepemilikan dan penyimpanan narkotika serta penggunaan dan penyimpanan obat yang mengandung psikotropika tanpa izin.
“Yang bersangkutan telah kita amankan dan telah kita tetapkan sebagai tersangka dengan pasal yang berlapis, yaitu dengan Pasal 609 KUHP, yaitu orang memiliki, menyimpan narkotika,” kata Nasriadi kepada wartawan, Rabu, 26 Agustus 2026.
“Kemudian 127 Undang-Undang Psikotropika; dan Permenkes Nomor 14 Tahun 2005 tentang menyimpan obat yang mengandung psikotropika tanpa izin,” sambungnya.
Nasriadi membeberkan, polisi juga telah mengantongi sejumlah barang bukti di antaranya yaitu bong, pipet, korek api yang telah dimodifikasi, dua plastik yang diduga berisi sabu, serta obat psikotropika berupa Xanax dan alprazolam.
“Setelah kita lakukan penyitaan dan penangkapan, yang bersangkutan kita bawa ke Mapolres Jakarta Barat, tepatnya di Satuan Narkoba untuk tes urine. Hasil tes urinenya positif mengandung narkotika dan psikotropika,” kata Nasriadi.
Nasriadi juga mengungkap alasan Revaldo kembali mengonsumsi narkotika semata-mata supaya tubuhnya terasa lebih fit dan memiliki tenaga yang lebih kuat.
Kepada penyidik, Revaldo mengaku bahwa dirinya juga sesekali menggunakan barang tersebut ketika sedang banyak pikiran.
“Kita bertanya kenapa dia memakai lagi, alasannya adalah karena supaya badannya fit, kemudian supaya tenaganya kuat dan sebagainya. Bahkan sesekali dipakai karena dia banyak pikiran,” katanya.
Menurut Nasriadi, Revaldo juga disebut sempat menunjukkan banyak melakukan ketika diamankan. Meski demikian, kata dia, Revaldo masih dalam keadaan sadar dan dapat berkomunikasi dengan petugas.
“Dia tetap berkomunikasi kok sama kita. Menyampaikan apa adanya tentang dia dapat dari mana, kemudian dia beli berapa, dan sebagainya. Tapi kadang-kadang setelah itu diam lagi,” jelas Nasriadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....