Bareng 500 Orang, Wali Kota Jakarta Timur Pimpin Bersih-Bersih Kali Baru

  • 30 Agt 2026 03:41 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Sebanyak 500 orang dari tim gabungan diterjunkan untuk membersihkan sampah di Kali Baru, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu 29 Agustus 2026. Kegiatan yang dipimpin Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin itu menyasar aliran kali sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer.

Personel yang terlibat berasal dari unsur Pemerintah Kota Jakarta Timur, TNI-Polri, relawan, Palang Merah Indonesia (PMI), dan pasukan pelangi. Pasukan tersebut antara lain terdiri dari PPSU, Sudin Sumber Daya Air, Sudin Bina Marga, Sudin Gulkarmat, serta Sudin Pertamanan dan Hutan Kota.

"Jadi tujuan untuk membersihkan Kali Baru ini, kita fokus bukan lumpurnya tapi sampahnya, karena musim kemarau, kali itu airnya sedikit jadi terlihat sampahnya begitu banyak, karena kanan-kiri di sini masih bangunan rumah," kata Munjirin, dalam siaran pers yang diterima RRI Jakarta, Minggu 30 Agustus 2026.

Pembersihan difokuskan pada sampah yang terlihat di aliran Kali Baru saat debit air berkurang pada musim kemarau. Area kerja bakti membentang di segmen Kecamatan Jatinegara, dari kawasan Jalan MT Haryono hingga sekitar flyover Kampung Melayu.

Untuk memudahkan pembersihan, petugas dibagi ke dalam empat segmen kerja di sepanjang aliran kali. Pembagian tersebut mencakup kawasan Jalan Otista, flyover Kampung Melayu, Jalan Bekasi Barat, hingga rel kereta api di sekitar Stasiun Jatinegara.

Munjirin mengatakan keberadaan permukiman yang padat di sisi kanan dan kiri Kali Baru menjadi perhatian dalam menjaga kebersihan aliran kali. Ia mengingatkan masyarakat sekitar agar tidak menjadikan kali sebagai tempat pembuangan sampah.

Menurutnya, sampah yang masuk ke aliran kali tidak hanya berdampak terhadap kondisi lingkungan. Penumpukan sampah juga dinilai dapat meningkatkan risiko banjir ketika memasuki musim hujan.

"Untuk ke depannya sudah tidak boleh lagi buang sampah ke kali dan harus mengikuti Instruksi Gubernur DKI nomor 5 tahun 2026 tentang pilah sampah yang harus dikerjakan bersama," ujar Munjirin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....