Prakiraan Cuaca Perairan DKI Jakarta dan Utara Jawa Barat 20 Agustus 2026
- 20 Agt 2026 09:24 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Prakirawan cuaca dari Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta memproyeksikan kondisi berawan di perairan DKI Jakarta dan Utara Jawa Barat pada 20 Agustus 2026.
- Angin diperkirakan bertiup dari arah Timur Laut hingga Tenggara dengan kecepatan maksimum 15 knot (28 kilometer per jam) di Teluk Jakarta, Perairan Kepulauan Seribu, dan Perairan Cirebon.
- Prakiraan cuaca tersebut disiarkan melalui Programa 1 FM 91,2 MHz RRI Jakarta untuk membantu masyarakat dan pelaut mempersiapkan aktivitas laut mereka.
RRI.CO.ID, Jakarta – Prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta, Rangga Setya Pratama, menyampaikan prakiraan cuaca wilayah perairan DKI Jakarta dan Utara Jawa Barat yang berlaku pada 20 Agustus 2026 selama 24 jam. Prakiraan cuaca tersebut disampaikannya melalui Programa 1 FM 91,2 MHz RRI Jakarta. Rangga menyebut, kondisi cuaca di wilayah perairan DKI Jakarta dan Utara Jawa Barat pada umumnya diperkirakan berawan.
“Angin secara umum bertiup dari arah Timur Laut hingga Tenggara, dengan kecepatan maksimum mencapai 15 knot atau 28 kilometer per jam di Teluk Jakarta, Perairan Kepulauan Seribu, dan Perairan Cirebon,” ujar Rangga, Kamis 20 Agustus 2026.
Sementara itu, kecepatan angin maksimum mencapai 20 knot atau 37 kilometer per jam di Perairan Bekasi-Karawang, Perairan Subang, dan Perairan Indramayu. “Untuk kondisi gelombang laut, secara umum berada dalam kategori rendah, dengan ketinggian antara 0,5 hingga 1,25 meter.
Rangga menjelaskan, gelombang rendah tersebut diprediksi terjadi di Teluk Jakarta, Perairan Kepulauan Seribu, Perairan Bekasi-Karawang, Perairan Subang, Perairan Indramayu, dan Perairan Cirebon. Sementara itu, untuk kondisi pasang surut di wilayah pesisir Jakarta, ketinggian pasang maksimum mencapai 0,9 meter dan diprakirakan terjadi pada pukul 18.00 WIB malam ini.
“Sedangkan ketinggian surut minimum mencapai 0,2 meter yang diprakirakan terjadi pada pukul 04.00 WIB esok pagi,” ujar Rangga.
Masyarakat, khususnya pengguna jasa transportasi laut dan nelayan, diimbau untuk tetap memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang laut. Terlebih sebelum mereka melakukan aktivitasnya di wilayah perairan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....