Pemkot Jakbar Luncurkan Gerakan Warga Cegah Kebakaran di Tambora

  • 18 Agt 2026 18:32 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat meluncurkan ‘Gerakan Warga Cegah Kebakaran’ di halaman SDN Duri Utara 01-06, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah mengatakan, kegiatan tersebut diisi dengan sosialisasi serta simulasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

Menurut Iin, pencegahan kebakaran harus menjadi gerakan bersama, terutama di Kecamatan Tambora yang memiliki tingkat kepadatan penduduk dan aktivitas masyarakat cukup tinggi.

“Gerakan ini menjadi penanda bahwa seluruh warga Jakarta Barat kita harapkan bersama-sama mencegah kejadian kebakaran di wilayah masing-masing,” ujar Iin.

Ia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terlebih di tengah kondisi cuaca yang panas. Iin meminta, masyarakat untuk memastikan instalasi listrik di rumah maupun lingkungan tempat usaha telah terpasang sesuai standar keselamatan.

“Saya minta masyarakat selalu mengecek instalasi listrik serta menggunakan produk kelistrikan yang berstandar SNI. Mengingat korsleting listrik masih menjadi pemicu utama kebakaran,” katanya.

Selain masyarakat, Iin meminta para pelaku usaha, pemilik pabrik, dan pengelola gudang memastikan ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) yang layak dan dapat digunakan sewaktu-waktu.

Ia bahkan menginstruksikan jajaran Kecamatan Tambora, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, serta Satpol PP melakukan pengecekan APAR di sejumlah tempat usaha.

“Saya instruksikan Camat Tambora, Sudis Gulkarmat Jakbar, serta Satpol PP untuk segera turun ke lapangan untuk mengecek ketersediaan APAR di setiap tempat usaha. Jangan sampai ada yang mengabaikan aturan keselamatan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, Suheri mengatakan, Kecamatan Tambora terdiri dari 11 kelurahan, 96 RW, dan 1.083 RT.

Hingga saat ini, sebanyak 79 RW telah mendapatkan sosialisasi mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Sementara itu, sosialisasi terhadap 17 RW lainnya ditargetkan segera diselesaikan.

“Keberadaan APAR perlu terus dijaga kelayakannya melalui pemeriksaan, pemeliharaan dan edukasi penggunaannya,” ujarnya.

Suheri mengatakan, Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat telah mendistribusikan 449 APAR. Selain itu, pihaknya juga menerima dukungan 1.264 APAR mandiri dari perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....