FPI Minta Orang Tua Group Minta Maaf soal Dugaan Penistaan Al-Qur’an

  • 14 Agt 2026 15:27 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Front Persaudaraan Islam (FPI) meminta pihak Orang Tua Group menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada umat Islam terkait dugaan penistaan Al-Qur’an yang dikaitkan dengan produk miras.

Ketua Tarbiyah FPI Jakarta Barat, Syahrul Ahadi mengatakan, permintaan maaf menjadi salah satu tuntutan utama yang disampaikan dalam aksi yang digelar depan Gedung Orang Tua (OT), kawasan Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat.

“Ketika Al-Qur’an dijadikan bahan untuk sembara mendapatkan minuman keras satu botol bir, itu sangat tidak pantas, sangat tidak layak. Itu sangat menyakiti hati umat Islam,” kata Syahrul kepada wartawan, Jumat, 14 Agustus 2026.

Syahrul menekankan, pihak Orang Tua Group harus menyampaikan permintaan maaf secara langsung di hadapan massa aksi. Menurut dia, langkah tersebut dapat membantu meredakan kemarahan umat Islam yang merasa tersakiti.

“Kita meminta dari pihak pengelola, pihak Orang Tua, secara langsung untuk menyampaikan permintaan maafnya. Saya harap langsung nanti di atas mobil komando,” ujarnya.

Ia juga menyinggung munculnya seruan boikot terhadap produk Orang Tua di media sosial. Menurut Syahrul, seruan tersebut dapat berpotensi memberikan kerugian kepada perusahaan apabila persoalan tidak segera diselesaikan.

“Kalau mereka melakukan permintaan maaf, penyesalan secara tulus, dan menerima apa yang menjadi tuntutan-tuntutan kita, menjawab dengan baik, maka insya Allah justru itulah yang akan meredakan amarah umat,” katanya.

Dalam aksi ini, kata Syahrul, sedikitnya ada sekitar 200 hingga 300 orang yang hadir dalam aksi unjuk rasa.

Syahrul menegaskan, aksi tersebut dipilih sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi secara legal, terkendali, dan kondusif.

Menurutnya, penyampaian aspirasi melalui aksi yang terorganisasi dinilai lebih baik agar kemarahan masyarakat tidak berkembang tanpa kendali.

“Kita berusaha sedemikian mungkin aspirasi tersampaikan. Namun juga kita berusaha agar kebutuhan umat yang lain di dalam lalu lintas juga enggak terganggu,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....