Kesbangpol-BNN Edukasi Ratusan Siswa SMPN 156 Soal Bahaya Narkoba

  • 12 Agt 2026 13:29 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jakarta Pusat bersama BNN Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan program Sekolah Bersih Narkoba (Bersinar) di SMPN 156 Jakarta pada Rabu 12 Agustus 2026.
  • Kegiatan edukasi melibatkan 110 siswa dan bertujuan memperkuat pemahaman tentang bahaya narkoba serta pentingnya pencegahan di lingkungan sekolah.
  • Program ini menyampaikan informasi mengenai Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada peserta didik.

RRI.CO.ID, Jakarta - Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Pusat bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta menggelar program Sekolah Bersih Narkoba atau Bersinar, di SMPN 156 Jakarta, pada Rabu 12 Agustus 2026. Kegiatan tersebut digelar untuk memperkuat edukasi terkait pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan sekolah.

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Kramat Pulo Gundul III, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, ini diikuti sebanyak 110 siswa. Para peserta mendapatkan informasi mengenai bahaya narkoba, serta pentingnya upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Plh Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakarta Pusat, Rachmat Hidayat, menekankan pentingnya edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak usia dini. Menurutnya, generasi muda perlu mendapatkan pemahaman yang tepat, agar mampu mengenali dan menghindari ancaman narkotika.

“Narkoba adalah ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dimulai sejak dini melalui edukasi, kampanye, serta keteladanan dari para guru, orang tua, dan pemimpin masyarakat,” kata Rachmat, Rabu 12 Agustus 2026.

Ia menilai, program Sekolah Bersinar dapat menjadi salah satu upaya untuk membangun lingkungan pendidikan yang aman dari pengaruh narkoba. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi harus mendorong kesadaran dan keterlibatan seluruh unsur sekolah.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah konkret dalam membangun benteng perlindungan bagi generasi muda dari ancaman narkoba,” ujarnya.

Ia menambahkan, pencegahan penyalahgunaan narkoba membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat. Melalui sinergi tersebut, lingkungan pendidikan diharapkan dapat menjadi ruang yang sehat bagi tumbuh kembang pelajar.

“Program ini merupakan bentuk nyata komitmen kita bersama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan terbebas dari pengaruh buruk narkoba,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 156 Jakarta, Sarwono, mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia berharap, informasi yang diterima oleh para siswa dapat meningkatkan kewaspadaan dan mendorong mereka untuk menjauhi narkoba.

“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada tim dari Kesbangpol dan BNN yang telah melaksanakan kegiatan ini untuk anak-anak kami dalam mengetahui tentang bahaya mengonsumsi narkoba,” kata Sarwono.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....