Ribuan Siswa Jakarta Timur Diajak Gemar Makan Ikan sejak Dini

  • 11 Sep 2026 15:13 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Ribuan siswa di Jakarta Timur diajak membiasakan konsumsi ikan sejak usia dini melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN). Tahun ini, kegiatan tersebut menyasar 3.400 siswa PAUD dan sekolah dasar.

"Sasaran tersebut terdiri atas 2.200 siswa PAUD dan 1.200 siswa sekolah dasar. Salah satu kegiatan digelar hari ini di sini, di SDN Kebon Pala 01 Pagi, Kecamatan Makasar," kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Timur, Taufik Yulianto, Jumat 11 September 2026.

Taufik mengatakan, GEMARIKAN merupakan kegiatan tahunan untuk mengenalkan kebiasaan mengonsumsi ikan kepada anak-anak. Edukasi kepada siswa diharapkan tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga diteruskan kepada anggota keluarga di rumah.

"Dengan adanya sosialisasi ini, mungkin akan meningkat lagi [yang menyukai makan ikan]. Dengan mereka hadir di keluarga, kakak atau adiknya akan menularkan edukasi seperti ini," ujar Taufik.

GEMARIKAN di SDN Kebon Pala 01 Pagi diikuti 474 siswa. Kegiatan dikemas melalui dongeng edukatif dan makan bersama olahan ikan untuk mengenalkan manfaat dan beragam cara penyajian ikan kepada siswa.

Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mengatakan, konsumsi makanan sehat dan bergizi, termasuk ikan, diperlukan untuk mendukung tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus.

Siswa SDN Kebon Pala 01 Pagi makan olahan ikan, pada Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), Jumat 11 September 2026. (Foto: RRI/Setyo Agung)

"Salah satu sumbangsih dari 2045 nanti adalah anak-anak yang sekarang duduk di SD ini, merekalah yang akan mengisi kekuatan negara Indonesia ini. Jadi dari sekarang harus fisiknya, otaknya, semuanya harus kita dukung agar bisa berkembang lebih baik ," kata Munjirin di lokasi yang sama.

Kepala SDN Kebon Pala 01 Pagi, Jumiyatun mengatakan, edukasi yang diberikan turut mendorong siswa yang sebelumnya tidak menyukai ikan untuk mencoba mengonsumsinya. Ia berharap GEMARIKAN dapat mendorong para siswa menjadi lebih sehat dan membiasakan konsumsi ikan.

"Alhamdulillah juga, setelah anak-anak diberikan edukasi, yang semula tidak suka ikan akhirnya mau makan ikan. Harapan saya, dengan diadakannya Gerakan Makan Ikan ini, anak-anak bertambah cerdas, sehat, dan kuat," ujar Jumiyatun.

Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan, konsumsi ikan di DKI Jakarta menunjukkan tren peningkatan. Angkanya tercatat 21,44 kilogram per kapita per tahun pada 2010, meningkat menjadi 36,75 kilogram pada 2015, 48,19 kilogram pada 2020, dan mencapai 49,84 kilogram per kapita per tahun pada 2024.

Tren serupa terjadi secara nasional, dari 30,48 kilogram per kapita per tahun pada 2010 menjadi 41,11 kilogram pada 2015 dan 54,56 kilogram pada 2020. Pada 2024, angka konsumsi ikan nasional mencapai 58,76 kilogram per kapita per tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....