Warga Paseban Dibekali Keterampilan Tata Rias untuk Siap Kerja

  • 12 Agt 2026 13:14 WIB
  •  Jakarta
Poin Utama
  • Kelurahan Paseban Jakarta Pusat menggelar pelatihan tata rias rambut dan wajah bagi 10 warga melalui kerja sama dengan Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD).
  • Pelatihan berlangsung di RPTRA Annur, Kecamatan Senen, pada Selasa 11 Agustus 2026 sebagai respons aspirasi warga untuk memperoleh keterampilan bidang tata rias.
  • Program ini diharapkan dapat membuka peluang kerja maupun usaha bagi peserta pelatihan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kelurahan Paseban, Jakarta Pusat, bersama Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) menggelar pelatihan tata rias rambut dan wajah bagi 10 warga. Kegiatan tersebut berlangsung di RPTRA Annur, Kecamatan Senen, pada Selasa 11 Agustus 2026.

Sekretaris Kelurahan Paseban, Muhammad Irwansyah, mengatakan bahwa pelatihan digelar sebagai respons terhadap aspirasi warga yang ingin memperoleh keterampilan di bidang tata rias. Pelatihan tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja maupun usaha bagi peserta.

“Kita lihat di wilayah kita banyak yang ingin mengikuti pelatihan tata rias, jadi kita dari kelurahan bersurat kepada PPKD, akhirnya alhamdulillah terlaksana pelatihan ini,” ujar Irwansyah, Selasa 11 Agustus 2026.

Menurutnya, pelatihan tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengetahuan teknis kepada peserta. Warga juga diharapkan semakin percaya diri dan memiliki keterampilan yang dapat digunakan untuk memasuki dunia kerja.

“Selain itu, pelatihan ini secara khusus juga untuk membentuk tenaga-tenaga siap kerja dari warga Paseban,” ujarnya.

Kelurahan Paseban sendiri berencana melanjutkan pembinaan peserta dengan menggandeng Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Jakarta Pusat. Pelatihan lanjutan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat kemampuan peserta sekaligus mendukung penyediaan peralatan tata rias.

“Kita nanti ada rencana setelah pelatihan ini, kita akan bersurat ke Sudin Nakertransgi untuk pelatihan lanjutan. Biar yang sudah ikut pelatihan ini mendapatkan alat tata rias,” kata Irwansyah.

Sementara itu, Instruktur Tata Rias PPKD, Linda, menjelaskan bahwa pelatihan berlangsung selama 20 hari, dengan materi yang cukup beragam. Peserta akan mendapatkan pembelajaran, mulai dari perawatan wajah, hingga teknik merias untuk berbagai kebutuhan.

“Kita ajarkan facial manual, facial dengan alat, hair do, hijab do, make up sehari-hari, dan make up pesta, yang ilmunya nanti bisa dimanfaatkan untuk penghasilan tambahan,” kata Linda.

Selain praktik, peserta juga akan mengikuti uji kompetensi pada akhir pelatihan. Peserta yang dinyatakan memenuhi standar kompetensi akan mendapatkan sertifikat, sebagai bukti keterampilan yang telah dikuasai.

“Nanti hari terakhir akan ada ujian kompetensi tentang make up, setelah itu para peserta akan menerima dua sertifikat kemampuan dari BNSP dan PPKD,” ucap Linda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....