BMKG Peringatkan Banjir Rob Melanda Pesisir Jakarta

  • 09 Agt 2026 09:38 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID. Jakarta. Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta mengingatkan masyarakat di wilayah pesisir DKI Jakarta terhadap potensi banjir pesisir atau banjir rob yang diprakirakan berlangsung hingga 13 Agustus 2026.

Prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok Jakarta, Primastuti Indah, menyampaikan potensi banjir rob tersebut berkaitan dengan fenomena pasang maksimum air laut yang terjadi bersamaan dengan fase bulan baru dan perigee.

“Kepada masyarakat dimohon waspada terhadap adanya potensi banjir pesisir atau banjir rob akibat adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase bulan baru dan perigee,” ujar Primastuti Indah.

Menurutnya, puncak pasang maksimum diprakirakan terjadi pada rentang waktu 17.00 hingga 23.00 WIB. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya di kawasan pesisir dan sekitar pelabuhan.

Sejumlah wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob di antaranya Kapuk Muara, Kamal Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, dan Tanjung Priok. Banjir pesisir atau rob ini diprakirakan terjadi hingga tanggal 13 Agustus 2026 dengan puncak pasang maksimum terjadi pada pukul 17.00–23.00 WIB.

Selain potensi rob, kondisi cuaca di wilayah perairan DKI Jakarta dan perairan utara Jawa Barat pada umumnya diprakirakan cerah berawan hingga berawan untuk periode 9 Agustus 2026 hingga 24 jam ke depan.

Angin secara umum bertiup dari arah Timur Laut hingga Tenggara. Kecepatan angin maksimum mencapai 15 knot atau sekitar 28 kilometer per jam di Teluk Jakarta, Perairan Kepulauan Seribu, Perairan Bekasi–Karawang, dan Perairan Subang.

Sementara itu, kecepatan angin maksimum di Perairan Indramayu dan Perairan Cirebon diprakirakan mencapai 20 knot atau sekitar 38 kilometer per jam.

Untuk kondisi gelombang laut, seluruh wilayah perairan yang diprakirakan berada dalam kategori rendah, dengan ketinggian gelombang sekitar 0,5 hingga 1,25 meter. Wilayah tersebut meliputi Teluk Jakarta, Perairan Kepulauan Seribu, Perairan Bekasi–Karawang, Perairan Subang, Perairan Indramayu, hingga Perairan Cirebon.

Adapun untuk wilayah pesisir Jakarta, ketinggian pasang maksimum mencapai 1,1 meter dan diprakirakan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Sementara pasang minimum sekitar 0,1 meter diprakirakan terjadi pada pukul 05.00 WIB.

Primastuti mengimbau masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan pesisir untuk tetap waspada terhadap kemungkinan dampak banjir rob. Potensi genangan tidak hanya dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat, tetapi juga berpotensi memengaruhi kelancaran transportasi, terutama di kawasan pelabuhan dan wilayah pesisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....